<rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:mi="http://lapi.kumparan.com/v3.0/rss/">
 <channel>
  <title>kumparan - #kumparanAdalahJawaban</title>
  <link>https://kumparan.com</link>
  <description></description>
  <language>id</language>
  <copyright>2026</copyright>
  <image>
   <url>https://blue.kumparan.com/kumpar/image/upload/w_600,h_600,f_jpg/main2_rqo7a5.jpg</url>
   <title>kumparan - #kumparanAdalahJawaban</title>
   <link>https://kumparan.com</link>
  </image>
  <atom:link href="https://lapi.kumparan.com/v3.0/rss/" rel="self" type="application/rss+xml"></atom:link>
  <item>
   <title>Dirgayuza Jelaskan Alasan Terbitkan Buku &#39;Presiden Solusi&#39; </title>
   <link>https://kumparan.com/kumparannews/dirgayuza-jelaskan-alasan-terbitkan-buku-presiden-solusi-27YlVhyTeuO</link>
   <description>Dirgayuza Jelaskan Alasan Terbitkan Buku &#39;Presiden Solusi&#39;  #newsupdate #update #news #text</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkvyfkee97p6dtc263hcw6s.jpg" alt="Launching &amp; Bedah Buku &quot;Presiden Solusi&quot; karya Dirgayuza Setiawan, Muhammad Qodari, dan Agung Gumilar Saputra oleh University Club Jakarta (UGC), Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan"/><figcaption>Launching &amp; Bedah Buku &quot;Presiden Solusi&quot; karya Dirgayuza Setiawan, Muhammad Qodari, dan Agung Gumilar Saputra oleh University Club Jakarta (UGC), Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan</figcaption></figure><p>Penulis buku &#x27;Presiden Solusi&#x27;, Dirgayuza Setiawan, mengungkap menulis buku tersebut, jelang dua tahun genap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. </p><p>Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan ini mengatakan, buku itu dibuat untuk menjawab persepsi publik yang menilai Presiden Prabowo tidak memahami persoalan di lapangan.</p><p>&quot;Banyak para komentator di media sosial menyampaikan bahwa Bapak Presiden kita tidak mengerti masalah. Disampaikan presiden kita berjarak dalam masalah, dihambat untuk mengetahui masalah-masalah apa yang ada di lapangan. Dan kami melihat itu tidak benar,&quot; kata Dirgayuza dalam peluncuran dan bedah buku “Presiden Solusi” di Jakarta Selatan, Senin (8/6).</p><p>Menurut Dirgayuza, dirinya bersama Muhammad Qodari dan Agung Gumilar Saputra merasa memiliki “beban sejarah” untuk mendokumentasikan proses pengambilan kebijakan Presiden Prabowo karena mereka melihat langsung kerja Presiden sehari-hari.</p><p>Ia mengaku terinspirasi dari kisah Ted Sorensen, penulis pidato Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy.</p><p>&quot;Ted menuliskan bahwa, &#x27;bagi orang-orang yang bekerja di kantor presiden, kalian memiliki beban sejarah seperti apa yang saya alami dulu untuk menuliskan dan merekam sejarah ini&#x27;,&quot; ujarnya.</p><p>Dirgayuza mengatakan banyak pembahasan persoalan dalam rapat kabinet dilakukan secara tertutup sehingga memunculkan kesan Presiden tidak mengetahui masalah yang terjadi di masyarakat.</p><p>&quot;Ketika sudah mau masuk bicara yang nggak enak-nggak enak, media diminta keluar. Akhirnya terciptalah persepsi itu presiden Prabowo tidak mengetahui masalah, padahal yang kita bahas dan kita saksikan sehari-hari Bapak Presiden kita bicara masalah,&quot; kata dia.</p><p>Selain itu, kata Dirgayuza, buku tersebut juga dibuat karena publik dinilai belum memahami alasan di balik berbagai program pemerintah.</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkpykn56t9r3w0c3fhv0mr4.jpg" alt="Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, Dirgayuza Setiawan dalam Kegiatan Launching &amp; Bedah Buku &quot;Presiden Solusi&quot; oleh University Club Jakarta (UGC) di Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan"/><figcaption>Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, Dirgayuza Setiawan dalam Kegiatan Launching &amp; Bedah Buku &quot;Presiden Solusi&quot; oleh University Club Jakarta (UGC) di Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan</figcaption></figure><p>Ia menyebut masyarakat mengenal sejumlah program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, dan Sekolah Rakyat, tetapi belum memahami persoalan yang ingin diselesaikan melalui kebijakan tersebut.</p><p>&quot;Publik belum memahami kenapa program-program itu lahir. Masalah apa yang ingin dipecahkan dari masing-masing program,&quot; ujarnya.</p><p>Dirgayuza mencontohkan program Koperasi Desa Merah Putih yang disebut bertujuan memotong rantai distribusi barang subsidi agar harga di masyarakat tetap terkendali.</p><p>Karena itu, menurut dia, buku “Presiden Solusi” disusun dengan format sederhana dan langsung menjelaskan masalah serta solusi yang diklaim dilakukan pemerintah.</p><p>&quot;Di dalam buku ini bukan buku kebijakan publik pada umumnya, tidak ada teori-teori di sini. Langsung, apa yang dipermasalahkan dan apa yang disolusikan oleh Presiden, satu persatu di-before after-nya dan juga data-data statistik yang mendukung,” kata Dirgayuza.</p><p>Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Muhammad Qodari menyebut buku tersebut juga dimaksudkan untuk menjelaskan arah pengelolaan ekonomi yang sedang dijalankan pemerintahan Prabowo.</p><p>&quot;Nah semua itu ingin, semua itu mau dikoreksi oleh Pak Prabowo supaya apa? Supaya pendapatan bagi bangsa dan negara ini menjadi lebih besar dan uangnya dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat,&quot; ujar Qodari.</p><p>Ia menilai langkah-langkah tersebut memunculkan perang opini karena menyentuh perubahan mendasar dalam pengelolaan ekonomi nasional.</p><p>&quot;Saya mau katakan begini, Pak Prabowo ini bukan mustahil <em>under attack</em>, <em>under siege</em>, dalam kepungan,&quot; kata dia.</p><p>Qodari menyebut buku “Presiden Solusi” mencatat sedikitnya 108 solusi atau kebijakan yang diklaim telah dijalankan pemerintahan Prabowo dalam sekitar 1,5 tahun pertama pemerintahannya.</p><p>Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Analisa Data Strategis sekaligus penulis ketiga buku tersebut, Agung Gumilar Saputra mengatakan bahwa buku tersebut dirancang untuk mudah dipahami dan diakses.</p><p>&quot;Silakan dilihat sendiri untuk bukunya, kita desain, kita rancang supaya mudah dipahami. Ini jangan sampai fakta tertutup oleh opini. Jadi harus melihat secara keseluruhan buku ini, bisa di-download, dan kami terbuka untuk masukan-masukan yang tentunya akan membangun lebih baik lagi&quot; kata Agung.</p>]]></content:encoded>
   <author>Andreas Ricky Febrian</author>
   <category>News</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparannews/dirgayuza-jelaskan-alasan-terbitkan-buku-presiden-solusi-27YlVhyTeuO</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 20:14:19 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01ktkvyfkee97p6dtc263hcw6s.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanNEWS</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T20:14:19Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparannews/dirgayuza-jelaskan-alasan-terbitkan-buku-presiden-solusi-27YlVhyTeuO</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Apple Umumkan iOS 27, Bawa Peningkatan Performa hingga Keamanan </title>
   <link>https://kumparan.com/kumparantech/apple-umumkan-ios-27-bawa-peningkatan-performa-hingga-keamanan-27Yl80WTwLx</link>
   <description>Sistem operasi terbaru untuk iPhone ini membawa fokus utama pada peningkatan performa hingga efisiensi sistem. #kumparanTECH</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktmckx283mmyfygbfw8rfq8t.jpg" alt="Apple resmi memperkenalkan sofware terbaru mereka iOS 27 dalam ajang Worldwide Developer Conference 2026 (WWDC26), Selasa (9/6) dini hari WIB. Foto: kumparan/Kevin S. Kurnianto"/><figcaption>Apple resmi memperkenalkan sofware terbaru mereka iOS 27 dalam ajang Worldwide Developer Conference 2026 (WWDC26), Selasa (9/6) dini hari WIB. Foto: kumparan/Kevin S. Kurnianto</figcaption></figure><p><a href="https://kumparan.com/topic/apple">Apple</a> resmi memperkenalkan<em> software </em>terbaru mereka iOS 27 dalam ajang Worldwide Developer Conference 2026 (<a href="https://kumparan.com/topic/wwdc">WWDC</a> 26) di Apple Park, Cupertino, Amerika Serikat, Selasa (9/6) dini hari WIB.</p><p>Sistem operasi terbaru untuk iPhone ini membawa fokus utama pada peningkatan performa, efisiensi sistem, serta pembaruan besar pada fitur pencarian. Di <a href="https://kumparan.com/topic/ios">iOS</a> 27, Apple mengklaim telah menghadirkan peningkatan kecepatan yang signifikan pada berbagai fungsi inti sistem.</p><p>Salah satunya, aplikasi diklaim dapat dibuka 30 persen lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Sementara proses transfer file menggunakan AirDrop meningkat hingga 80 persen lebih cepat.</p><p>Dari sisi tampilan, Apple menyempurnakan tampilan Liquid Glass yang pertama kali diperkenalkan pada iOS 26. Pembaruan tersebut mencakup <em>slider</em> baru untuk mengatur tingkat transparansi antarmuka, tampilan ikon yang lebih tajam, serta efek refraksi visual yang lebih dalam untuk menciptakan kesan antarmuka yang lebih hidup.</p><p>Menariknya, iOS 27 tetap mendukung seluruh perangkat yang sebelumnya kompatibel dengan iOS 26, termasuk beberapa model yang sebelumnya diperkirakan tidak lagi mendapatkan pembaruan sistem operasi.</p><h2>Search Ditingkatkan</h2><p>Salah satu fitur utama iOS 27 adalah hadirnya arsitektur indeks pencarian yang sepenuhnya baru. Apple merancang ulang sistem ini untuk meningkatkan kemampuan Spotlight serta pencarian di seluruh sistem operasi.</p><p>Dengan begitu, pengguna dapat dengan mudah mencari berbagai dokumen yang tersimpan di iPhone, termasuk mencari file, foto, email, atau informasi lain. iOS 27 mampu menghasilkan pencarian yang ditampilkan menjadi lebih relevan dan akurat.</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktmcdvxsqs2d6ceafe2kcs81.jpg" alt="Apple perkenalkan iOS 27. Foto: Dok. Apple"/><figcaption>Apple perkenalkan iOS 27. Foto: Dok. Apple</figcaption></figure><p>Peningkatan serupa juga hadir di aplikasi Mail. Sistem pemeringkatan pencarian yang baru diklaim mampu membantu pengguna menemukan email yang dicari dengan lebih cepat dan efisien.</p><h2>Fitur Baru di Photos hingga Maps</h2><p>Apple juga memberikan sejumlah pembaruan penting pada aplikasi bawaan dan integrasi ekosistemnya. Pada aplikasi Photos, pengguna kini dapat membagikan foto dan video beresolusi penuh melalui iCloud Shared Albums kepada pengguna Android maupun Windows.</p><p>Sementara itu, aplikasi Health mendapatkan fitur pemantauan kesehatan yang lebih lengkap, termasuk kemampuan pelacakan siklus menstruasi yang diperluas, pencatatan gejala perimenopause dan menopause, serta berbagai materi edukasi terkait kesehatan reproduksi.</p><p>Bagi pengguna AirPods, Apple menambahkan fitur <em>custom equalizer (EQ) configuration</em> yang memungkinkan pengguna menyesuaikan karakter suara sesuai preferensi masing-masing. Di aplikasi Maps, fitur Flyover juga diperbarui dengan tampilan citra udara yang lebih detail dan realistis.</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01kjs3hkxcetvra5endx6y301c.jpg" alt="iPhone 17. Foto: Wongsakorn 2468/Shutterstock"/><figcaption>iPhone 17. Foto: Wongsakorn 2468/Shutterstock</figcaption></figure><p>Selain fitur-fitur utama tersebut, iOS 27 membawa ratusan pembaruan kecil yang tersebar di berbagai aspek sistem operasi. Pada sektor keamanan dan perlindungan anak, Apple memperbarui fitur Child Accounts serta kontrol orang tua (<em>parental controls</em>) untuk memberikan pengawasan yang lebih baik.</p><p>Dukungan bahasa juga kini lebih beragam dengan penambahan keyboard dan fitur transkripsi untuk Bahasa Mandarin Tradisional, Jepang, Portugis Brasil, serta sejumlah bahasa daerah.</p><p>Di sektor konektivitas, Apple menjanjikan koneksi AirPlay yang lebih cepat, stabilitas Wi-Fi yang lebih baik, serta proses pemasangan perangkat HomeKit yang lebih cepat dan mudah.</p><p>Apple mengatakan seluruh fitur baru di iOS 27 akan dirilis secara bertahap melalui program beta untuk pengembang dan pengguna umum sebelum versi final diluncurkan secara luas.</p>]]></content:encoded>
   <author>Habib Allbi Ferdian</author>
   <category>Tekno &amp; Sains</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparantech/apple-umumkan-ios-27-bawa-peningkatan-performa-hingga-keamanan-27Yl80WTwLx</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 20:00:43 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01ktmckx283mmyfygbfw8rfq8t.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanTECH</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T20:00:43Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparantech/apple-umumkan-ios-27-bawa-peningkatan-performa-hingga-keamanan-27Yl80WTwLx</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Bukan Cuma Lima, Pilar Hukum Islam Bertambah?</title>
   <link>https://kumparan.com/el-himmah/bukan-cuma-lima-pilar-hukum-islam-bertambah-27XW7xCQsvZ</link>
   <description>Bukan cuma lima, pilar Hukum Islam kini bertambah! Simak ulasan kritis redefinisi syariat jadi ramah lingkungan demi selamatkan bumi dari dosa ekologis.</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktcd7dgc9cr06w1j4a3yc0n3.jpg" alt="Ilustrasi pulau Jawa terancam tenggelam. Foto: generate by gemini."/><figcaption>Ilustrasi pulau Jawa terancam tenggelam. Foto: generate by gemini.</figcaption></figure><p>Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memproyeksikan bahwa pada tahun 2050, sekitar 25 persen wilayah Jakarta dan belasan kota pesisir di sepanjang Pantai Utara Jawa terancam tenggelam akibat kombinasi maut penurunan tanah dan kepungan banjir rob. Di tengah cuaca ekstrem yang tak menentu hingga ancaman gagal panen massal. Krisis lingkungan hari ini bukan lagi sekadar isu aktivisme Barat. Isu ini telah menjelma menjadi ancaman eksistensial nyata yang mengetuk pintu kesadaran religius kita. Menariknya, dunia akademik Islam kini sedang bergegas merespons ancaman ini secara radikal. Berbagai riset mendalam menawarkan gagasan segar yang mengejutkan. Sudah saatnya pilar utama perlindungan dalam hukum Islam dibongkar ulang dan ditambah demi menyelamatkan bumi dari kiamat iklim global.</p><p><strong>Warisan Klasik yang Mulai Terguncang</strong></p><p>Selama berabad-abad, umat Muslim mengenal konsep <em>dharūriyyāt al-khamsah</em> atau lima jaminan prinsip utama yang wajib dilindungi oleh syariat. Formula monumental ini dirumuskan secara sistematis oleh ulama ushul fikih abad ke-8 Hijriah, Imam al-Syatibi, melalui kitabnya yang sangat tersohor, <em>Al-Muwāfaqāt fi Ushūl al-Sharīah</em> menyusun lima pilar pelindung tersebut meliputi kewajiban menjaga agama <em>(ḥifz al-dīn),</em> jiwa <em>(ḥifz al-nafs),</em> keturunan <em>(ḥifz al-nasl), </em>harta <em>(ḥifz al-māl),</em> dan akal pikiran <em>(ḥifz al-&#x27;aql) </em>(Al-Shatibi, 1996).</p><p>Namun, menurut Nazaruddin dan Kamilullah (2020), dan para peneliti lainnya menyebutkan bahwa formula yang tampak mapan dan kokoh selama ratusan tahun tersebut kini menghadapi ujian berat yang belum pernah terjadi di zaman al-Syatibi. Sistem perlindungan klasik ini dirancang ketika tantangan utama manusia masih bersifat lokal dan personal. Di era modern, krisis lingkungan makro mengharuskan kita melakukan kontekstualisasi dan evaluasi sistemik terhadap pembagian kebutuhan mendasar tersebut agar hukum Islam tetap relevan merespons zaman.</p><p><strong>Saat Cuaca Ekstrem Mengancam Jiwa dan Harta</strong></p><p>Triana, (2008) melihat risis iklim global saat ini telah membawa dampak mengerikan yang langsung menusuk jantung lima pilar klasik hukum Islam tersebut. Lonjakan suhu bumi dan anomali cuaca ekstrem memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir rob, kekeringan berkepanjangan, hingga badai tropis yang masif. Ketika ekosistem rusak, pasokan air bersih menyusut dan penyakit tropis yang disebarkan oleh vektor seperti nyamuk meroket tajam, yang secara otomatis, Keman, (2007b) berpendapat itu dapat mengancam keselamatan jiwa <em>(ḥifz al-nafs)</em> manusia.</p><p>Tak berhenti di situ, Cahyo, (2010) mengomentari infrastruktur publik yang hancur serta ancaman nyata terhadap ketahanan pangan akibat gagal panen massal secara langsung melumpuhkan stabilitas ekonomi <em>(ḥifz al-māl)</em> masyarakat pesisir dan kepulauan. Belum lagi, Harmoni, (2005) menambahkan bahwa polusi udara yang pekat serta depresi lingkungan akibat ketidakpastian sumber daya bahkan mulai mengganggu kesehatan mental dan fungsi berfikir jernih <em>(ḥifz al-&#x27;aql)</em> manusia. </p><p>Pertanyaanya sekarang; bagaimana mungkin umat bisa menjaga agama, jiwa, harta, akal, dan keturunannya jika ruang ekologi tempat mereka hidup telah hancur lebur? Ada cacat tersembunyi dari teori masa lalu: sifatnya terlalu berpusat pada ego manusia (antroposentris). Bumi dianggap sekadar pelayan. Untuk menahan laju krisis iklim global, hukum Islam hari ini dituntut melompat lebih jauh dengan melahirkan prinsip universal yang memandang alam sebagai bagian dari ekosistem suci yang wajib dilindungi bersama.</p><p><strong>Mengenal </strong><em><strong>Ḥifz al-Bī’ah:</strong></em><strong> Teori Baru Hukum Islam</strong></p><p>Suryani, (2017) melihat kerusakan yang begitu masif, para pemikir Islam kontemporer menegaskan bahwa merawat bumi tidak bisa lagi diletakkan sebagai sekadar imbauan moral, etika opsional, atau ibadah sunah semata. Wacana ini harus naik kelas secara struktural dari yang awalnya hanya berupa fikih lingkungan <em>(fiqh al-bī&#x27;ah) </em>menjadi pilar inti hukum Islam yang disebut <em>ḥifz al-bī&#x27;ah</em> atau menjaga lingkungan. Melalui metodologi berbasis kemaslahatan publik dan lintas makluk, perlindungan alam kini, Zuhdi, (2015) memposisikannya sebagai mediator utama sekaligus fondasi paling dasar yang menyokong kelima pilar <em>dharūriyyāt </em>konvensional.</p><p>Argumen ini diperkuat oleh ijtihad teologis ulama besar Indonesia, K.H. Ali Yafie dalam Hulaify, (2019) yang dengan tegas menyatakan bahwa hukum menjaga dan melestarikan lingkungan adalah kewajiban kolektif yang mutlak <em>(fardhu al-kifāyah). </em>Bahkan, beberapa pandangan menyebutnya telah bergeser menjadi kewajiban personal (fardu &#x27;ain) bagi setiap individu. Tanpa adanya jaminan stabilitas ekologi <em>(ḥifz al-bī&#x27;ah),</em> maka upaya untuk mempertahankan agama, melindungi nyawa, merawat akal, mewariskan keturunan, dan mengumpulkan harta akan runtuh dan mustahil untuk diwujudkan.</p><p><strong>&#x27;Dosa Ekologis&#x27; dan Ancaman Kiamat Masa Depan</strong></p><p>Secara teologis, Mubarok, (2022) melihat kesadaran lingkungan ini berakar kuat pada rekonstruksi makna manusia sebagai pengelola bumi <em>(khalīfah)</em> yang tidak boleh berbuat kerusakan, sebagaimana digariskan dalam Al-Qur&#x27;an. Ketika manusia mengeksploitasi alam secara berlebihan demi keserakahan ekonomi, mereka sebenarnya sedang melakukan pembangkangan spiritual. Menurut Ridwan, (2013), tindakan merusak alam secara masif ini melahirkan sebuah istilah teologis baru yang sangat tajam, yaitu kekafiran ekologis atau dosa lingkungan <em>(kufr al-bī&#x27;ah).</em></p><p>Dosa ekologis ini tidak hanya berdampak pada pelaku di masa sekarang, melainkan menjadi bentuk kejahatan antargenerasi yang merenggut hak hidup anak cucu kita. Dalam konteks perlindungan keturunan <em>(ḥifz al-nasl)</em>, krisis iklim memicu ancaman kelangkaan sumber daya kronis di masa depan, sehingga bumi tidak lagi menjadi tempat yang layak huni bagi generasi berikutnya. Oleh karena itu, menghentikan emisi gas rumah kaca dan menghentikan deforestasi bukan lagi sekadar aksi sosial, melainkan bagian dari pertanggungjawaban iman kita di akhirat</p><p><strong>Mengetuk Pintu Kebijakan Global</strong></p><p>Menjadikan <em>ḥifz al-bī&#x27;ah</em> sebagai bagian integral dari pilar syariat menuntut konsekuensi nyata berupa tindakan struktural di dunia nyata. Menurut Alberro, (2023) kesadaran lokal masyarakat tidak akan pernah cukup jika tidak dibarengi dengan komitmen politik makro dari pemangku kebijakan. Pinontoan dkk., (2022) mengusulkan agar pemerintah di berbagai belahan dunia dipaksa untuk menyusun regulasi lingkungan yang sangat ketat, memberikan sanksi berat bagi korporasi perusak ekosistem, serta aktif mendanai transisi energi bersih.</p><p>Lebih jauh lagi, karena atmosfer bumi tidak mengenal batas-batas negara, McCarty, (2010) menyatakan bahwa krisis ini membutuhkan diplomasi internasional yang solid melalui kesepakatan global yang mengikat. Lembaga internasional memegang peranan krusial sebagai platform kolaborasi untuk berbagi teknologi hijau, mendistribusikan sumber daya, dan memastikan setiap negara mematuhi standar tinggi pelestarian alam demi menekan laju pemanasan global. Islam menuntut agar pilar perlindungan lingkungan ini termanifestasi dalam bentuk hukum positif dan kebijakan global yang nyata, bukan sekadar menjadi teks khotbah yang indah di atas mimbar.</p><p>Sebagai penutup, transformasi gagasan dari fikih lingkungan menuju pilar utama <em>ḥifz al-bī&#x27;ah</em> mengindikasikan bahwa pertempuran melawan krisis iklim adalah kewajiban iman yang sangat suci dan mendesak bagi kita semua. Mulai detik ini, kita mesti ubah gaya hidup kita dengan mengurangi jejak karbon, mendukung kebijakan hijau, dan mendesak para pemimpin politik serta lembaga internasional untuk melahirkan regulasi ekologis yang tanpa kompromi. Jadikan bumi ini seolah-olah seluruh hidup, ibadah, dan masa depan keturunan kita bergantung padanya—karena pada kenyataannya, memang begitulah adanya!</p>]]></content:encoded>
   <author>Damri Hasibuan (Uda)</author>
   <category>News</category>
   <guid>https://kumparan.com/el-himmah/bukan-cuma-lima-pilar-hukum-islam-bertambah-27XW7xCQsvZ</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 20:00:02 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01ktcd7dgc9cr06w1j4a3yc0n3.png" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>Damri Hasibuan (Uda)</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T20:00:02Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/el-himmah/bukan-cuma-lima-pilar-hukum-islam-bertambah-27XW7xCQsvZ</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>BEI: 3 Perusahaan Bakal IPO pada Akhir Juni 2026</title>
   <link>https://kumparan.com/kumparanbisnis/bei-3-perusahaan-bakal-ipo-pada-akhir-juni-2026-27YaAQvnktQ</link>
   <description>BEI mencatat saat ini sudah ada 12 perusahaan yang antre IPO. #bisnisupdate #update #bisnis #text</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01j8psn1hcr2hq52q9nqzxdx20.jpg" alt="Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Shutterstock"/><figcaption>Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Shutterstock</figcaption></figure><p>PT Bursa Efek Indonesia (<a href="https://kumparan.com/topic/bei">BEI</a>) mencatat ada 12 <a href="https://kumparan.com/topic/perusahaan">perusahaan</a> yang tengah bersiap melantai di bursa melalui penawaran umum saham perdana atau <em>Initial Public Offering</em> (<a href="https://kumparan.com/topic/ipo">IPO</a>).</p><p>Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, mengatakan hingga 5 Juni 2026 baru satu perusahaan yang resmi mencatatkan saham dengan total dana dihimpun sekitar Rp 0,30 triliun, yaitu PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA).</p><p>Dari sisi skala aset, mayoritas perusahaan yang antre IPO tergolong besar. Sebanyak 8 perusahaan memiliki aset di atas Rp 250 miliar dan 4 perusahaan lainnya berada pada kategori aset menengah, yakni di kisaran Rp 50 miliar hingga Rp 250 miliar.</p><p>Jika dilihat berdasarkan sektor, 3 perusahaan berasal dari sektor kesehatan, 3 perusahaan dari sektor konsumer siklikal, 2 perusahaan konsumer non-siklikal, 1 perusahaan finansial, 2 perusahaan infrastruktur, dan 1 perusahaan teknologi.</p><p>Nyoman mengungkapkan ada 1 perusahaan sektor konsumer non-siklikal yang sudah mendapatan persetujuan prinsip bursa.</p><p>Lalu, ada 2 perusahaan bidang kesehatan yang juga bakal dapat persetujuan tersebut. Sehingga ketiga perusahaan berencana dicatatkan melantai pada akhir Juni atau awal Juli 2026.</p><p>“Dua perusahaan di bidang Healthcare berpotensi besar untuk mendapatkan Persetujuan Prinsip Bursa di bulan ini juga. Ketiganya berencana akan dicatatkan di akhir Juni atau awal Juli 2026,” ujar Nyoman, kepada wartawan, Senin (8/6).</p><p>Kemudian, untuk 9 calon emiten lain statusnya masih dalam proses evaluasi dan penelaahan dokumen oleh BEI.</p><a href="https://m.kumparan.com/kumparanbisnis/bei-3-perusahaan-bakal-ipo-pada-akhir-juni-2026-27YaAQvnktQ"><div style="display:flex;align-items:center;justify-content:center"><iframe src="https://widget.kumparan.com/video-story/1780725267843547725" style="pointer-events:none" width="360px" height="640px" allow="" frameBorder="0" scrolling="no"></iframe></div></a>]]></content:encoded>
   <author>Moh Fajri</author>
   <category>Bisnis</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparanbisnis/bei-3-perusahaan-bakal-ipo-pada-akhir-juni-2026-27YaAQvnktQ</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 20:00:03 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01j8psn1hcr2hq52q9nqzxdx20.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanBISNIS</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T20:00:03Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparanbisnis/bei-3-perusahaan-bakal-ipo-pada-akhir-juni-2026-27YaAQvnktQ</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Dirgayuza: Presiden Tahu Masalah yang Tak Diketahui Banyak Orang</title>
   <link>https://kumparan.com/kumparannews/dirgayuza-presiden-tahu-masalah-yang-tak-diketahui-banyak-orang-27Yl8c64U1K</link>
   <description>Dirgayuza: Presiden Tahu Masalah yang Tak Diketahui Banyak Orang #newsupdate #update #news #text</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkpykn56t9r3w0c3fhv0mr4.jpg" alt="Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, Dirgayuza Setiawan dalam Kegiatan Launching &amp; Bedah Buku &quot;Presiden Solusi&quot; oleh University Club Jakarta (UGC) di Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan"/><figcaption>Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, Dirgayuza Setiawan dalam Kegiatan Launching &amp; Bedah Buku &quot;Presiden Solusi&quot; oleh University Club Jakarta (UGC) di Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan</figcaption></figure><p>Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memahami banyak persoalan di lapangan. Kata Dirgayuza, Presiden tahu masalah-masalah itu namun tak membukanya agar tak menimbulkan keresahan.</p><p>Hal itu disampaikan Dirgayuza dalam peluncuran dan bedah buku “Presiden Solusi” yang digelar University Club Jakarta di Jakarta Selatan, Senin (8/6).</p><p>&quot;Banyak para komentator di media sosial menyampaikan bahwa Bapak Presiden kita tidak mengerti masalah. Disampaikan presiden kita berjarak dalam masalah, dihambat untuk mengetahui masalah-masalah apa yang ada di lapangan. Dan kami melihat itu tidak benar,&quot; kata Dirgayuza.</p><p>Menurut dia, Prabowo justru kerap membahas persoalan-persoalan yang terjadi dalam rapat kabinet. Namun, pembahasan detail mengenai persoalan sensitif biasanya dilakukan secara tertutup.</p><p>“Yang benar adalah Bapak Presiden itu tidak berkenan bicara jelek tentang orang lain, beliau tidak berkenan membuat kekhawatiran publik,” ujarnya.</p><p>Dirgayuza mengatakan media biasanya diminta keluar ruangan ketika pembahasan mulai masuk ke persoalan yang dianggap sensitif.</p><p>&quot;Oleh karena itu, seringkali mau bicara soal masalah, beliau meminta media untuk keluar ruangan. Dan ini terjadi di banyak rapat kabinet,” katanya.</p><p>Ia menilai kondisi itu kemudian memunculkan persepsi bahwa Prabowo tidak memahami persoalan di lapangan.</p><p>&quot;Akhirnya terciptalah persepsi itu presiden Prabowo tidak mengetahui masalah, padahal yang kita bahas dan kita saksikan sehari-hari Bapak Presiden kita bicara masalah,” lanjut dia.</p><p>Dalam buku “Presiden Solusi” yang diluncurkan, kata Dirgayuza, tim penulis mencatat sedikitnya 108 solusi yang disebut telah dijalankan pemerintahan Prabowo.</p>]]></content:encoded>
   <author>Andreas Ricky Febrian</author>
   <category>News</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparannews/dirgayuza-presiden-tahu-masalah-yang-tak-diketahui-banyak-orang-27Yl8c64U1K</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 19:49:43 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01ktkpykn56t9r3w0c3fhv0mr4.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanNEWS</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T19:49:43Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparannews/dirgayuza-presiden-tahu-masalah-yang-tak-diketahui-banyak-orang-27Yl8c64U1K</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Walkot Medan Respons Ibu Hamil Ditendang, Libatkan TNI-Polri Berantas Preman</title>
   <link>https://kumparan.com/kumparannews/walkot-medan-respons-ibu-hamil-ditendang-libatkan-tni-polri-berantas-preman-27Ykegh8ZK3</link>
   <description>Walkot Medan Respons Ibu Hamil Ditendang, Libatkan TNI-Polri Berantas Preman #newsupdate #update #news #text</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01kbym1qhbc5nmc4y182z89dvr.jpg" alt="Wali Kota Medan Rico Waas saat ditemui di Medan, Senin (8/12/2025). Foto: Amar Marpaung/kumparan"/><figcaption>Wali Kota Medan Rico Waas saat ditemui di Medan, Senin (8/12/2025). Foto: Amar Marpaung/kumparan</figcaption></figure><p>Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas akan melibatkan TNI-Polri untuk memberantas premanisme yang mengganggu masyarakat di Kota Medan.</p><p>Hal ini berkaitan dengan kasus ditendangnya seorang ibu hamil oleh preman di Jalan Baru, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, pada Rabu (3/6).</p><p>&quot;Kondisi ini kan memang jatuhnya menjadi kejahatan ya. Intinya kami bersama rekan-rekan TNI-Polri, terutama rekan-rekan kepolisian, tentu kami akan memantau kondisi-kondisi di lapangan dan laporan dari masyarakat apabila memang ada gangguan-gangguan seperti ini,&quot; kata Rico saat dihubungi kumparan, Senin (8/6).</p><p>Ia pun menyebutkan, pemerintahan di wilayah Kelurahan maupun Lingkungan akan meningkatkan kualitas keamanan yang ada di Kota Medan.</p><p>&quot;Dari tingkat kewilayahan, kami akan coba terus untuk meningkatkan kualitas keamanan yang ada di Kota Medan,&quot; ujar Rico.</p><p>Sebelumnya penganiayaan yang dilakukan oleh kedua pelaku bernama Zulyarham dan Julpikar menganiaya seorang ibu wanita hamil bersama suaminya di Jalan Baru, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, pada Rabu (3/6).</p><p>Pelaku Julpikar menganiaya istri korban bahkan menendang perutnya yang di mana istri tersebut sedang hamil. Sedangkan Pelaku Zulyarham menganiaya dengan memukuli suaminya pada bagian wajah.</p><p>Kanit Jaga Cegah Sigap (JCS) Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi mengatakan bahwa kedua pelaku telah ditangkap pada Rabu (3/6) malam.</p><p>&quot;Opsnal Unit Resmob Sat Reskrim Polrestabes Medan mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku penganiayaan sedang berada di bengkel. Kemudian tim Opsnal Resmob Polrestabes Medan berhasil mengamankan terduga pelaku,&quot; kata Bimo dalam keterangannya, Kamis (4/6).</p><p>Hasil interogasi, kedua pelaku mengakui perbuatan penganiayaan terhadap pasangan suami istri tersebut.</p><p>Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis mengatakan kedua pelaku merasa kesal karena korban membuat macet kendaraan yang melintas di area terowongan.</p><p>Namun, korban tidak mengindahkan omongan kedua pelaku karena di atas terowongan tersebut terjadi tawuran.</p><p>&quot;Jadi pada saat itu di terowongan terjadi tawuran. Karena di situ tawuran macet kendaraan. Jadi kedua pelaku ini di situ sebagai pengatur jalan atau yang biasa kita kenal nama Pak Ogah. Jadi dia ini mau melancarkan arus lalu lintas ini pada awalnya. Kemudian ada lewat sepasang suami-istri ini yang mana mereka ini adalah korban penganiayaan dari dua orang pelaku atau Pak Ogah ini,&quot; kata Adrian saat ditemui di kantornya, Kamis (4/6).</p><p>Kedua pelaku kemudian melakukan penganiayaan tersebut.</p><p>&quot;Di situ dari si pelaku menyampaikan kepada si korban &#x27;lewat-lewat, mau, kau bikin macet aja di sini&#x27;, katanya. Cuma dari si korban mengatakan &#x27;Maaf Pak, saya takut maju karena posisi saya sekarang lagi hamil&#x27;. Kemudian di situ terjadi cekcok antara pelaku dan korban,&quot; sambung Adrian.</p><p>Lalu, korban wanita hamil itu mengeluarkan handphone karena suaminya dipukuli dan sontak pelaku takut akan diviralkan. Kemudian pelaku Julpikar menendang perut wanita hamil tersebut.</p><p>Sedangkan, pelaku lainnya bernama Zulyarham memukul wajah suaminya.</p><p>&quot;Jadi si pelaku merasa karena takut dia diviralkan, akhirnya dia melakukan penendangan, menendang kepada korban wanita. Kemudian, pelaku satu lagi menghampiri si suami korban dan melakukan penganiayaan dan pemukulan ke kepala,&quot; ujar Adrian.</p>]]></content:encoded>
   <author>Andreas Ricky Febrian</author>
   <category>News</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparannews/walkot-medan-respons-ibu-hamil-ditendang-libatkan-tni-polri-berantas-preman-27Ykegh8ZK3</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 19:44:34 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01kbym1qhbc5nmc4y182z89dvr.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanNEWS</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T19:44:34Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparannews/walkot-medan-respons-ibu-hamil-ditendang-libatkan-tni-polri-berantas-preman-27Ykegh8ZK3</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Sherly Tjoanda Curhat Tak Punya Cash Flow Bayar Gaji PPPK hingga Akhir Tahun</title>
   <link>https://kumparan.com/kumparannews/sherly-tjoanda-curhat-tak-punya-cash-flow-bayar-gaji-pppk-hingga-akhir-tahun-27YkD222WdD</link>
   <description>Sherly Tjoanda Curhat Tak Punya Cash Flow Bayar Gaji PPPK hingga Akhir Tahun #newsupdate #update #news #text</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ksemn9tnpb4s0av63bq291yy.jpg" alt="Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan AHY menerima Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda beserta jajaran, Jumat (22/5/2026). Foto: Dok. Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan"/><figcaption>Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan AHY menerima Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda beserta jajaran, Jumat (22/5/2026). Foto: Dok. Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan</figcaption></figure><p>Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengaku tengah menghadapi persoalan serius terkait kemampuan fiskal untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Provinsi Maluku Utara.</p><p>Menurutnya, kebijakan relaksasi yang diberikan pemerintah pusat belum menyelesaikan persoalan utama yang dihadapi daerah.</p><p>“Pemerintah PAN-RB terkait relaksasi untuk itu kami memberikan apresiasi, tetapi tadi juga sudah mendengar semua keluhan dari kepala daerah bahwa itu tidak menyelesaikan masalah kami di daerah, karena kami sekarang tidak punya <em>cash flow</em> untuk membayar gaji PPPK sampai dengan akhir tahun. Sehingga apakah masalah kami daerah selesai? Belum,” kata Sherly saat rapat kerja dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6).</p><p>Ia mengatakan persoalan fiskal daerah perlu dibahas lebih lanjut, termasuk proyeksi kebijakan anggaran pada 2027. Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan kepastian terkait kemungkinan adanya pemotongan anggaran lanjutan setelah pemangkasan yang sudah terjadi pada 2026.</p><p>“Dan kemudian pertanyaan berikutnya adalah mungkin kita butuh ada RDP berikutnya tentang bagaimana fiskal 2027. Apakah ada pemotongan anggaran lagi, dari yang sudah dipotong 2026? Tadi juga dari ketua komisi mengatakan bahwa APBN pun sulit saat ini, kami juga memahami itu,” ujarnya.</p><p>Sherly mengaku memahami dorongan pemerintah agar daerah melakukan inovasi untuk meningkatkan kemampuan fiskal. Namun, menurutnya, ruang gerak pemerintah daerah semakin terbatas karena berbagai kewenangan telah ditarik ke pemerintah pusat.</p><p>“Bahwa kami harus melakukan inovasi, kami juga memahami itu. Tetapi permasalahan kita di daerah, ketika kita harus melakukan inovasi, banyak <em>tools</em>, banyak otoritas dari kami itu yang sudah diambil oleh pusat, sehingga kami pun tidak memiliki ruang untuk bisa berinovasi,” kata dia.</p><p>Ia juga menyinggung berbagai regulasi terkait aparatur sipil negara yang dinilai semakin mempersempit fleksibilitas daerah dalam mengelola anggaran pegawai.</p><p>Sherly pun mengungkapkan kondisi fiskal Maluku Utara yang menurutnya cukup berat. Ia menyebut nilai Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima daerahnya bahkan lebih kecil dibanding total kebutuhan belanja pegawai.</p><p>“Contoh seperti kita di Maluku Utara, DAU kita itu cuma Rp 960 sekian miliar, sedangkan belanja pegawai kita itu Rp 1,1 triliun. Artinya belanja pegawai kita tuh sudah melebihi DAU,” ujarnya.</p><p>Menurut Sherly, selama ini pemerintah daerah berupaya menutup kebutuhan tersebut melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Bagi Hasil (DBH). Namun, ia menilai penahanan sebagian DBH oleh pemerintah pusat semakin memperberat kondisi fiskal daerah.</p><p>“Bahwa kemudian kita berimprovisasi dengan PAD dan DBH. Dan dana bagi hasil itu kan namanya juga dana bagi hasil dan kami ditahan 60 persen. Mungkin kami tidak meminta dari DAU, kami pun tidak meminta bahwa dibayar oleh APBN PPPK, kami hanya minta sebagian dari 60 persen DBH dikembalikan,” kata Sherly.</p><p>Ia menilai pengembalian sebagian dana bagi hasil tersebut dapat menjadi jalan tengah yang lebih realistis dibanding membebankan seluruh pembiayaan PPPK kepada APBN.</p><p>“Jika itu dikembalikan, kita kan mengambil jalan tengah, maka kemudian itu sangat membantu,” ujarnya.</p><p>Sherly juga mengingatkan relaksasi belanja pegawai yang diberikan pemerintah berpotensi menggerus kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan infrastruktur.</p><p>Menurutnya, jika daerah dipaksa mengalokasikan anggaran lebih besar untuk membayar gaji PPPK tanpa tambahan sumber pendanaan, maka belanja pembangunan akan menjadi korban.</p><p>“Karena pada akhirnya menurut pendapat kami, relaksasi yang diberikan ini adalah hal yang baik, tapi akan mengorbankan belanja infrastruktur, dan infrastruktur itu diperlukan untuk fondasi percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah,” katanya.</p><p>Ia menegaskan pembangunan ekonomi daerah memiliki keterkaitan langsung dengan pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, persoalan fiskal daerah harus segera dicarikan solusi yang konkret dan berkelanjutan.</p><p>“Dan pertumbuhan ekonomi di daerah itu adalah fondasi pertumbuhan ekonomi nasional. Sehingga secara jangka panjang jika tidak diatur dan tidak dicari solusi konkret tentang fiskal daerah ini, maka akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional pada akhirnya,” pungkas Sherly.</p>]]></content:encoded>
   <author>Andreas Ricky Febrian</author>
   <category>News</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparannews/sherly-tjoanda-curhat-tak-punya-cash-flow-bayar-gaji-pppk-hingga-akhir-tahun-27YkD222WdD</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 19:16:16 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01ksemn9tnpb4s0av63bq291yy.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanNEWS</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T19:16:16Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparannews/sherly-tjoanda-curhat-tak-punya-cash-flow-bayar-gaji-pppk-hingga-akhir-tahun-27YkD222WdD</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Narasi Gelap dalam Karya Distopia</title>
   <link>https://kumparan.com/mohamad-jokomono/narasi-gelap-dalam-karya-distopia-27XTtUqmcGO</link>
   <description>Ada kalanya pembaca karya sastra mendapat hajaran penyadaran, bahwa ternyata ada sisi menarik dengan penampilan realisme sosial yang penuh koyak moyak ketakutan eksistensial, dan cerdas filsafat.</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktc29es1dydmpz4971a6xj0a.jpg" alt="Ilustrasi kreasi Gemini AI."/><figcaption>Ilustrasi kreasi Gemini AI.</figcaption></figure><p>Sastra, film, dan gim terkadang juga menyapa khalayak audiens (pembaca karya sastra, penonton film, pengguna gim) dengan narasi gelap. Alur kisah yang tersaji mempunyai suasana, tema, atau pamungkas cerita menunjukkan raut yang suram (<em>bleak</em>).</p><p>Makna suram yang berkonotasi dingin, kosong, tanpa harapan, dan tidak menyenangkan. Genre ini masuk kategori fiksi gelap (<em>dark fiction</em>) atau fantasi gelap (<em>dark fantasy</em>).</p><p>Fiksi gelap, tidak terkecuali subgenre turunannya semacam fantasi gelap itu, mengaksentuasikan kehadirannya berkat adanya eksplorasi mendalam terhadap sisi yang paling gelap dari kehidupan manusia dan dunia.</p><p>Fantasi gelap mendapat sebutan subgenre fiksi gelap karena mengacu pada cabang spesifik dari fiksi spekulatif yang menjodohkan keajaiban fantasi dengan atmosfer, tema, atau elemen horor yang memperlihatkan raut tidak cerah.</p><p>Elemen-elemen paling menunjukkan identitas khas genre narasi gelap ini, yaitu atmosfer kelam dan suram. Warna cerita kerap menghadirkan suasana yang menakutkan, mencekam, dan sarat dengan hal-hal yang tidak pasti.</p><p>Kemudian karakter utama dengan moralitas abu-abu. Karakter utama biasanya bukan pahlawan tradisional, melainkan entitas antihero dengan moralitas yang patut menjadi bahan pertanyaan, begitu gencar menerima serbuan dilema, atau mempunyai latar belakang masa silam yang tragis.</p><p><strong>Tema-Tema Tabu</strong></p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktc2jfarg6ehnhb8ggjyj7yz.jpg" alt="Ilustrasi kreasi Gemini AI."/><figcaption>Ilustrasi kreasi Gemini AI.</figcaption></figure><p>Elemen selanjutnya, mengedepankan konsep dan realitas yang berat. Genre narasi gelap ini tidak mengharamkan untuk mengangkat tema-tema tabu, antara lain kematian, korupsi, kekuasaan, penderitaan, ancaman eksistensial yang sukar teratasi.</p><p>Tema-tema di atas masuk ke dalam kategori anggapan tabu, sebab mendudah ketidaknyaman psikologis, mengintimidasi tatanan sosial yang mapan, dan mengembarakan ketakutan eksistensial manusia kepada hal-hal yang berada di luar kendali mereka.</p><p>Pembahasan yang berkisar tentang tema-tema tabu tersebut cenderung sering menjadi alasan banyak orang untuk menghindari jauh-jauh dalam interaksi sosial sehari-hari.</p><p>Adapun alasan spesifik, mengapa tema-tema tersebut menjadi tabu, seperti kematian. Ia menjadi tabu lantaran menjadi simbol dari kendali yang hilang, perpisahan dari hal-hal duniawi. Dan, juga merupakan misteri terbesar kehidupan yang melecut kecemasan.</p><p>Menurut pandangan American Psychological Association (APA), membicarakan kematian bisa mengganggu stabilitas mental. Sebab, hal tersebut dapat mengingatkan manusia pada kefanaan mereka sendiri.</p><p>Dapat menghadirkan kecemasan eksistensial yang parah, menggoyang dengan serius stabilitas psikologis. Dan, hal itu dapat mengunduh risiko pelanggaran terhadap norma sosial dengan konstruksi rancangan untuk merawat semangat serta produktivitas kolektif ketika mereka menjalani kehidupan sehari-hari.</p><p>Selanjutnya korupsi, ia menjadi tema yang tabu terutama dalam konteks budaya feodal atau tertutup, karena menelanjangi aib para pemegang kekuasaan. Praktik pembongkaran kasus korupsi ini berada di ranah anggapan sangat destruktif. Sebab, mengobrak-abrik tatanan moral, meluluhlantakkan kepercayaan publik, dan mengancam secara serius terhadap sistem bernegara.</p><p>Tema kekuasaan menjadi tabu untuk mendapatkan lontaran kritik secara terbuka. Sebab, kekuasaan mempunyai sifat yang hegemonik dan represif. Menyentuh kekuasaan sebagai objek pembahasan tidak jarang akan mengundang risiko intimidatif.</p><p>Atau bahkan di negara-negara tertentu ada istilah “penghilangan dengan paksa” bagi si pembicara. Dengan demikian, masyarakat lebih menetapkan pilihan untuk mendiamkan atau sekadar mengetahuinya semata. Berlindung di bawah zona nyaman.</p><p>Tema penderitaan pun berada di wilayah tabu, sehingga ada kecondongan penghindaran atasnya. Sebab, tema penderitaan lebih menghendaki respons empati yang membutuhkan curahan perasaan mendalam. Dan, bukan tidak jarang memunculkan rasa ketidakberdayaan (<em>helplessness</em>) tatkala melihat realitas di dunia yang tidak selalu berpihak pada keadilan.</p><p>Tema tabu selebihnya adalah ancaman eksistensial. Ketidakpastian atau bayang-bayang kehancuran masa depan dapat menimbulkan ketakutan kolektif. Menggarapnya sebagai pembahasan secara konstan akan mengundang anggapan sebagai curahan gangguan terhadap moral publik karena menghadirkan pesimistis. Karena itu, acapkali mengalami penyensoran guna menjaga kenyamanan sosial yang semu.</p><p><strong>Pembangunan Dunia</strong></p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktc71b1hr4s0zkar07s8vrc8.jpg" alt="Ilustrasi kreasi Gemini AI."/><figcaption>Ilustrasi kreasi Gemini AI.</figcaption></figure><p>Selebihnya elemen yang menandai profil keberadaan narasi gelap, yaitu pembangunan dunia (<em>world-building</em>) yang realistis tetapi brutal. Ini merupakan fondasi utama. Mengetengahkan dunia fiksi dengan aturan ketat dan konsekuensi tak kenal ampun. Moralitas abu-abu dengan ancaman kegagalan atau penderitaan yang senantiasa mengikuti para karakter.</p><p>Pembangunan dunia menjadi profil utama narasi gelap, karena ia menciptakan realisme dalam penderitaan. Dunia fiksi tidak bergulir semata pada nasib karakter utama. Pemimalisasian <em>plot armor </em>(perisai plot atau pelindung alur). Strategi penulisan menghilangkan “perlindungan tak terlihat” pada karakter protagonis agar cerita lebih realistis, mendebarkan, dan mempunyai semacam pertaruhan yang nyata.</p><p>Peminimalan perisai plot secara efektif, misalnya dengan teknik memberikan konsekuensi riil. Setiap luka atau kekalahan mesti mempunyai dampak permanen. Karakter tidak disembuhkan secara total tanpa terlebih dahulu melalui penjelasan logis.</p><p>Juga, dengan memanfaatkan karakter pendukung. Pengalihan beban cerita, sehingga bahaya dapat teralihkan atau terselesaikan rekan atau sekutunya, ketegangan pada karakter utama dapat tetap terjaga.</p><p>Termasuk dalam strategi meminimalisasi perisai plot ini, pemanfaatan <em>plot twist </em>yang merugikan. Ada penciptaan situasi kemenangan justru menggotong kerugian besar, misalnya menang duel namun mesti kehilangan teman dekat atau senjata andalan.</p><p>Terdapat fokus pada pertumbuhan mental. Meskipun para karakter itu seolah mendapat pembiaran mengalami kegagalan secara fisik, ada perkembangan signifikan dalam diri mereka secara mental dan emosional.</p><p>Realisme dalam narasi gelap, berarti kehidupan fiksional yang bergerak sebagaimana seharusnya lengkap dengan segala keburukan dan ketidakadilannya. Dalam tataran kondisi fisik, karakter akan merasai dampak kelelahan, penyakit, kelaparan, dan trauma kejiwaan. Dan, sebagai konsekuensi riil, keputusan naif bakal berujung pada kehancuran.</p><p>Kebrutalan narasi gelap tertanam kuat dalam struktur lingkungan sehari-hari. Karakter antagonis utama adalah manusia korup, kejam, dan egois. Pengkhianatan dan intrik politik tinggi menjadi sesuatu yang lumrah. Deskripsi perang bukan lagi berkutat soal kepahlawanan, melainkan ihwal penjarahan, penderitaan rakyat sipil, dan kehancuran moral para tentara.</p><p>Sementara itu, dunia dalam penguasaan lingkungan yang menindas lewat keberadaan kota-kota kumuh. Kemudian hutan beracun. Hingga kerajaan yang terstagnasi dalam genggaman sistem kasta yang menindas kaum tak berdaya.</p><p>Narasi gelap lebih meminta khalayak audiensnya melihat karakternya dari sisi area abu-abu (<em>grey area</em>). Karakter kerap terpaksa mesti menentukan langkah pada dua jalan pilihan yang sama-sama tidak menguntungkan.</p><p>Karakter protagonis tidak jarang mendapatkan pendeskripsian sebagai sosok yang secara moral cacat, kejam, atau melakukan tindakan demi meraih keuntungan pribadi alias egois. Sementara itu, karakter jahat (<em>villain</em>) sebaliknya juga terkadang memiliki latar belakang yang manusiawi dan masuk akal.</p><p>Itu berarti, karakter jahat tersebut tidak selalu jahat sejak lahir atau tanpa alasan. Mereka menjadi jahat karena mempunyai motivasi, trauma, atau tujuan yang bisa masuk ke wilayah pemahaman khalayak audiens. Kekejaman mereka mendapat dorongan dari pengalaman masa lalu yang traumatis, kehilangan, penindasan, atau menjalani kehidupan di bawah sistem korup. Dan, bukan semata keinginan untuk “menghancurkan dunia”.</p><p>Moralitas abu-abu itu tecermin dari kehidupan fiksional mereka yang tidak jarang merupakan pahlawan bagi kelompoknya sendiri. Atau, mereka meyakini, bahwa apa yang mereka lakukan adalah kebenaran untuk mencapai tujuan yang lebih besar. Kendatipun, cara yang mereka tempuh sesungguhnya tidak benar.</p><p>Kemudian tentang konsep refleksi karakter utama atau protagonis. Sering menerima sebutan sebagai cermin (<em>foil</em>). Yaitu manakala latar belakang, pilihan atau nasib karakter lain dalam cerita, bisa karakter pendukung atau bahkan antagonis, berada di dalam rancangan penulis untuk menunjukkan skenario terburuk bagi protagonis.</p><p>Penjelasan lebih gamblangnya kira-kira begini. Karakter pendukung atau antagonis itu adalah proyeksi dari apa yang bakal terjadi pada karakter protagonis. Dengan catatan, jika mereka menyerah pada kelemahan mereka atau mengambil jalan pintas yang keliru.</p><p>Adapun cara kerja konsep ini dalam sebuah cerita. Karakter refleksi ini umumnya mempunyai akar masalah atau trauma yang memiliki kepersisan tinggi dengan karakter protagonis. Akan tetapi, mereka telah menetapkan jalan pilihan hidup yang tidak benar, sehingga berujung pada realitas fiksional berupa kehancuran, kejahatan, atau penderitaan.</p><p>Apa yang terjadi pada karakter refleksi menyuguhkan dilema moral yang menjadi panduan kepada karakter protagonis (dan pembaca atau penonton) sebagai bukti visual ke arah mana tujuan hidup mereka, jika yang menjadi anutan adalah dorongan ego, rasa takut, atau dendam mereka.</p><p>Kisah dalam narasi gelap kerap kali memberadakan karakter protagonisnya di persimpangan jalan, antara “menetapkan pilihan ke jalan yang pada ujungnya menjadikan mereka sebagai pahlawan” dan “menempuh jalan yang karakter refleksi telah lalui dan berujung pada kehancuran”.</p><p>Dengan tipikal karakterisasi yang sedemikian itu menyebabkan cerita menjadi lebih menarik. Sebab, khalayak pembaca dan penonton bisa mengunduh simpati, memahami, atau bahkan memberikan pembenaran alasan di belakang tindakan para karakter itu. Kendatipun, para pembaca dan penonton itu sebetulnya kurang begitu sreg atau menyetujui pilihan cara dari para karakter itu.</p><p>Kalaupun terdapat keajaiban atau kekuatan hebat, dunia brutal mematok harga yang setimpal untuk bisa memanfaatkannya. Pemanfaatan sihir tidak hanya mengandalkan energi mistisisme semata untuk memutarbalikkan realisme fiksional. Akan tetapi, ia bisa terwujud dalam bentuk memakan umur, menebarkan kutukan. Atau, mengundang entitas jahat berupa korupsi sihir.</p><p>Pada wekasannya, pembangunan dunia (<em>world-building</em>) yang realistis namun brutal menempatkan eksistensi secercah harapan di dalam jalinan kisah menjadi terasa begitu berharga. Upaya perjuangan karakter untuk merawat kemanusiaannya atau bertahan hidup di lingkungan yang kejam memancarkan sumber emosi utama bagi khalayak audiens.</p><p>Narasi gelap menonjolkan emosi negatif. Membangkitkan dan mengeksplorasi perasaan yang tidak menyamankan hati, seperti ketakutan, kesedihan, keputusasaan, kemarahan, atau keirian untuk membentuk atmosfer cerita yang mendalam dan realistis.</p><p>Selain itu, narasi gelap juga mempertontonkan ambiguitas moral. Karakter protagonis bisa menjadi antihero. Mempunyai tujuan mulia akan tetapi melegalkan cara-cara kurang terpuji alias kotor, egois, dan tidak ragu melanggar aturan, serta menghalalkan segala cara demi memarkir kesuksesan di ujung tujuan.</p><p>Hal ini kerap kali menjadi bagian dari strategi penulis untuk menggali sisi psikologis manusia, menuangkan pencermatan terhadap terhadap realitas kehidupan yang keras. Serta, mengkonstruksi ketegangan yang menyebabkan khalayak pembaca berpikir lebih jauh. Nah, salah satu contoh narasi gelap itu adalah kisah distopia.</p><p><strong>Kisah Distopia</strong></p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktc74n121w9309acjvck9e57.jpg" alt="Ilustrasi kreasi Gemini AI."/><figcaption>Ilustrasi kreasi Gemini AI.</figcaption></figure><p>Kisah distopia merupakan genre fiksi yang menggambarkan masyarakat masa depan yang menakutkan, berada di bawah pemerintahan dari para pemegang kekuasaan yang represif, dan kehidupan peradaban yang bergerak menuju ke kehancuran.</p><p>Genre ini biasanya mengusung tampilan narasi gelap mengenai pemerintah totaliter, ketidakadilan ekstrem, bencana lingkungan, atau penyelewengan tata guna teknologi yang menimbulkan penderitaan sangat luar biasa bagi warga bangsanya.</p><p>Ciri khas yang menghidupi narasi gelap, yaitu keberadaan penguasa atau korporasi yang menegaskan pembatasan kebebasan berpikir, berekspresi, dan berprivasi. Terdapat sentuhan ilusi kesempurnaan. Kerap kali ada penggambaran masyarakat berada dalam kehidupan yang ideal pada awal kisah. Padahal, sesungguhnya sangat mengerikan di baliknya. Dan, karakter protagonis berupaya memberontak melawan sistem yang menindas itu.</p><p>Berbicara tentang genre distopia, kita tidak dapat melewatkan karya novel legendaris yang menentang totalitarianisme, yaitu <em>Nineteen Eighty-Four</em> (<em>1984</em>). Penulisnya adalah George Orwell. Nama pena Eric Arthur Blair (25 Juni 1903 - 21 Januari 1950). Dia adalah novelis, esais, jurnalis asal Britania Raya. Di samping itu, dia juga menulis fabel politik <em>Animal Farm</em> (1945). Empat tahun kemudian, terbit novel yang tersohor tersebut.</p><p>Karya-karya dan pemikiran George Orwell yang visioner mempersembahkan pengaruh besar terhadap budaya modern. Novel <em>Nineteen Eighty-Four</em> (terbit 1949) menampilkan kisah distopia yang mendeskripsikan masyarakat di bawah pengawasan ketat dan mutlak rezim totaliter. Novel ini memopulerkan sejumlah istilah kultural, seperti Big Brother (Sang Kakak Besar) dan Thought Police (Polisi Pikiran).</p><p>Adapun fabel politik <em>Animal Farm</em> (terbit 1945) merupakan satire politik yang menceritakan mengenai sekumpulan hewan di suatu peternakan yang melakukan pemberontakan terhadap manusia. Akan tetapi, para pemimpin yang dukung  justru menjadi diktator baru. Konon, buku ini merupakan alegori tajam untuk Revolusi Rusia.</p><p>Gaya penulisan dan lukisan masyarakat distopia hasil kreasi Orwell melahirkan istilah <em>Orwellian</em>. Untuk mewadahi gambaran situasi sosial dan politik modern, ketika kebebasan memperoleh tekanan serius, propaganda bersimaharajalela. Dan, pengawasan negara menerobos secara ekstrem warga bangsanya.</p><p>Orwell  sebelum memutuskan untuk beralih profesi menjadi penulis penuh waktu, adalah seorang perwira Kepolisian Kolonial Britania Raya (Indian Imperial Police) yang bertugas di Burma (sekarang Myanmar) pada 1922 - 1927.</p><p>Orwell bergabung pada usia 19 tahun. Dan, memutuskan mengundurkan diri setelah lima tahun bertugas. Dia muak dengan sistem imperialisme dan rasisme Pemerintah Kolonial Britania Raya. Pengalaman ini menyebabkan pandangan politiknya  yang sosialisme demokratis. Dia istikamah melawan segala bentuk kekuasaan yang menindas.</p><p>Pengalaman traumatis dan moral ini menginspirasinya untuk kelahiran dua karya ikonisnya yang lain. Novel pertamanya, <em>Burmese Days</em>, merupakan salah satu hasilnya. Terbit pada 1934, novel ini merupakan karya semi-autobiografi berdasarkan pengalamannya pribadi selama bertugas di Burma.</p><p>Kemudian esainya “<em>Shooting an Elephant</em>” yang dimuat di Majalah Sastra <em>New Writing</em> Edisi Musim Gugur 1936. Menjadi salah satu kritik tajam terhadap imperialisme. Nilai kelegendaan esai ini, karena menyuguhkan potret psikologis jujur mengenai kekuasaan yang merusak moral imperialis dan sekaligus membinasakan kebebasan mereka sendiri.</p><p><strong>Novel “Nineteen Eighty-Four”</strong></p><p>Contoh representatif karya distopia dari George Orwell adalah Novel <em>Nineteen Eighty-Four</em>. Terbit pada 8 Juni 1949 oleh Penerbit Secker &amp; Warburg di Britania Raya. Ini merupakan novel terakhirnya, karena tujuh bulan lebih 12 hari kemudian, persisnya pada 21 Januari 1950, George Orwell tutup usia.</p><p>Novel ini mendeskripsikan masa depan. Orwell menulis pada 1949 dan mengisahkan masyarakat dengan latar waktu 1984. Dunia, menurut imajinasi progresif Orwell, akan berada di bawah tangan penguasaan rezim totaliter. Adapun asal-usul judul, ada dugaan merupakan hasil pembalikan dua digit terakhir dari proses kreatif novel ini yang bermula pada tahun 1948.</p><p>Kisahnya mengekspose (secara imajinatif) bahaya tentang sensor ekstrem, menguak perihal manipulasi sejarah, dan kebebasan warga bangsa hilang akibat kontrol pemerintah yang absolut. Demikianlah kisah bergulir di sebuah negara fiktif, Oceania. Warga bangsanya mendapat pengawasan ketat Big Brother. Diktator serbatahu dan senantiasa mengawasi.</p><p>Di Negara Oceania hanya berdiri satu partai. English Socialism (Ingsoc). Pemilihan umum demokratis dan oposisi politik sama sekali tidak dikenal. Partai tunggal tersebut betul sungguh mendominasi penguasaannya pada segenap aspek kehidupan warga bangsa, mulai dari ekonomi, media, pikiran sampai sejarah.</p><p>Di Negara Oceania berlaku Bahasa Pengendalian (<em>Newspeak</em>). Frasa panjang atau mengandung banyak makna mengalami pemadatan menjadi kata yang pendek dan mudah terucapkan. Memotong English Socialism menjadi Ingsoc bertujuan untuk menghilangkan esensi demokrasi asli dari kata “sosialisme”. Lalu menukarnya dengan dogma partai yang kaku dan mekanis.</p><p><em>Newspeak</em> sesungguhnya merupakan bahasa buatan hasil ciptaan Partai Ingsoc untuk mempersempit jangkauan kosakata dan membatasi pemikiran kritis warga bangsa. Ia menjadi alat untuk menyebabkan <em>Doublethink</em> (Pikiran Ganda) berfungsi sempurna.</p><p>Lantaran <em>Newspeak</em> telah membatasi kosakata dan mengekang akal untuk bekerja secara optimal, warga bangsa di Negeri Oceania menjadi jauh lebih terkontrol untuk dengan mudah menerima realitas ganda atau ide yang saling bertentangan dan ada dorongan pemaksaan dari Partai tanpa merasa ada yang salah.</p><p>Partai Ingsoc di Negara Oceania mempunyai tiga slogan paradoks yang sengaja mereka doktrinkan kepada para warga bangsa. Yaitu Perang adalah Damai (<em>War is Peace</em>), Kebebasan adalah Perbudakan (<em>Freedom is Slavery</em>), dan Ketidaktahuan adalah Kekuatan (<em>Ignorance is Strength</em>).</p><p>Penggabungan konsep <em>Newspeak</em> dan <em>Doublethink</em> berfungsi untuk mendistorsi kebenaran. Warga bangsa mendapat pemaksaan untuk menggunakan <em>Newspeak</em> agar dapat menerima tanpa pemikiran kritis terhadap <em>Doublethink</em>. Dengan demikian, mereka mengalami proses mental secara sukarela memercayai kebohongan demi kebohongan dari Rezim Big Brother.</p><p>Kisah berpusat pada karakter protagonis Winston Smith, pegawai tingkat rendah di Ministry of Truth (Kementerian Kebenaran). Tugas dan tanggung jawabnya adalah memanipulasi catatan sejarah agar memiliki keselarasan dengan suara pemerintah. Secara diam-diam, dia melancarkan pemberontakan terhadap rezim yang tengah berkuasa.</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktc77e15s0pwsx6frc8kdx9s.jpg" alt="Ilustrasi kreasi Gemini AI."/><figcaption>Ilustrasi kreasi Gemini AI.</figcaption></figure><p>Partai penguasa menguasai pengontrolan semua aspek kehidupan warga bangsa, bahkan merambah hingga pikiran, sejarah, dan bahasa (<em>Newspeak</em>). Winston melakukan pemberontakan dengan menulis buku harian. Ini menurut pranata hukum Negeri Oceania merupakan tindak kejahatan pikiran (thoughtcrime).</p><p>Di samping menulis buku harian, tindakannya menjalin hubungan asmara, juga secara diam-diam, dengan Julia, menggeretnya pada rangkaian peristiwa sehingga terpaksa berurusan dengan Polisi Pikiran.</p><p>Julia merupakan wanita yang bekerja sebagai mekanik dan berusia 26 tahun. Kekasih Winston ini seorang yang cerdas dan berjiwa bebas. Berlainan dari Winston yang begitu tidak menyukai ideologi rezim penguasa, Julia melakukan pemberontakan yang terkait dengan kepentingan pragmatis, emosional, dengan fokus pada upaya penikmatan kesenangan hidup hati ini.</p><p>Julia secara sembunyi-sembunyi menentang aturan ketat Partai, terlebih pada larangan keras berhubungan intim, demi tujuan pencapaian kebahagiaan pribadi. Pada awalnya, Winston menduga Julia adalah mata-mata Partai yang mendedikasikan tenaga dan pikirannya untuk Junior Anti-Sex League atau Polisi Pikiran.</p><p>Winston dan Julia mengawali jalinan asmara rahasia di sebuah kamar sewaan. Terletak di atas toko barang antik milik Mr. Charrington. Dia sesungguhnya anggota Polisi Pikiran yang menyamar sebagai pemilik toko di kawasan kaum proletar. Cinta dan pemberontakan sejoli itu akhirnya kandas, manakala Polisi Pikiran menangkap keduanya</p><p>Winston dan Julia mengalami penyucian otak di Ministry of Love (Kementerian Cinta Kasih). Kementerian ini bertugas untuk mengidentifikasi, memantau, dan memberi pelajaran kepada para pembangkang merasa kapok melalui agen-agen kepolisian rahasia mereka.</p><p>Tiga nomenklatur kementerian lainnya yang sama-sama ironis, karena memiliki fungsi berseberangan dengan namanya yang terdapat di Negara Oceania. Sebut saja Ministry of Truth (Kementerian Kebenaran) yang justru bertugas menangani berita, hiburan, pendidikan, dan seni untuk kepentingan manipulasi sejarah.</p><p>Lalu Ministry of Peace (Kementerian Perdamaian) yang justru mengurus perang yang terus-menerus. Serta, Ministry of Plenty (Kementerian Kelimpahan) yang mengatur ekonomi dan pembagian jatah makanan agar warga bangsa berada dalam kondisi tetap miskin dan sangat bergantung kepada negara.</p><p>Novel <em>Nineteen Eighty-Four</em> memiliki relevansi yang kuat di era digital ini. Karya fiksi klasik ini mampu mendekati ramalan fenomena digital dewasa ini, seperti pengawasan massal, algoritma media sosial, penyensoran informasi, dan manipulasi kebenaran atau disinformasi (hoaks) yang sering hadir di internet.</p><p>Adapun konsep-konsep yang muncul di dalam novel klasik tersebut di dunia era digital ini, misalnya tampak adanya pengawasan massal Big Brother terhadap segala hal tentang warga bangsanya, kini tecermin dalam pemakaian telepon pintar (<em>smartphone</em>), kamera pengawas (CCTV) bersensor pengenalan wajah (<em>facial recognition</em>), pelacak lokasi, dan privasi data pribadi yang kerap mendapat sentuhan pelanggaran dari pihak-pihak yang menguasai kekuatan aksesnya.</p><p>Kemudian algoritma dan polarisasi Polisi Pikiran, dapat menemukan persamaan  dengan sensasi konten di internet, pembatasan akses informasi dari otoritas tertentu, berikut intervensi budaya pembatalan (<em>cancel culture</em>) yang tidak jarang membatasi kebebasan berpendapat secara sehat.</p><p>Kemudian tentang manipulasi kata lewat <em>Newspeak</em> dan <em>Doublethink</em> dalam novel klasik karya George Orwell tersebut. Dewasa ini, titisan <em>Newspeak</em> yang membatasi bahasa agar warga bangsa tidak bisa berpikir kritis, mirip dengan <em>buzzer</em>, <em>media framing</em>. Dan, propaganda politik di media sosial yang menyamarkan batas fakta dengan hoaks.</p><p>Upaya Rezim Big Brother menghapus atau mengubah catatan sejarah terefleksi pada praktik digital manakala informasi, artikel, atau jejak digital seseorang dapat menerima nasib penghapusan dan pemanipulasian dengan cepat di internet.</p><p>Serta, bentuk relevansi lainnya, dunia naratif dalam Novel <em>Nineteen Eighty-Four</em> yang pada awalnya hadir sebagai upaya untuk memperingatkan. Dewasa ini hadir menjadi cermin yang mendeskripsikan realitas betapa warga bangsa di hampir sebagian besar wilayah geografis Bumi, sangat bergantung pada teknologi dan mudah berada dalam rengkuh pengendalian informasi. ***</p><p></p>]]></content:encoded>
   <author>Mohamad Jokomono</author>
   <category>News</category>
   <guid>https://kumparan.com/mohamad-jokomono/narasi-gelap-dalam-karya-distopia-27XTtUqmcGO</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 19:00:01 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01ktc29es1dydmpz4971a6xj0a.png" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>Mohamad Jokomono</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T19:00:01Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/mohamad-jokomono/narasi-gelap-dalam-karya-distopia-27XTtUqmcGO</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Apple Akhirnya Rombak Siri dengan AI: Bisa Baca Layar, Punya Aplikasi Sendiri</title>
   <link>https://kumparan.com/kumparantech/apple-akhirnya-rombak-siri-dengan-ai-bisa-baca-layar-punya-aplikasi-sendiri-27Yk82TSDlu</link>
   <description>Siri AI diklaim lebih pintar, lebih personal, dan lebih natural dalam berinteraksi dibandingkan Siri generasi sebelumnya. #kumparanTECH</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktm92t7b74q60s8sdm2x6y9y.jpg" alt="Event tahunan Apple Worldwide Developers Conference 2026 (WWDC26). Foto: kumparan/Kevin S. Kurnianto"/><figcaption>Event tahunan Apple Worldwide Developers Conference 2026 (WWDC26). Foto: kumparan/Kevin S. Kurnianto</figcaption></figure><p>Dua tahun setelah pertama kali mengumumkan Apple Intelligence dan <a href="https://kumparan.com/topic/siri">Siri </a>generasi baru yang tak kunjung hadir sesuai janji, <a href="https://kumparan.com/topic/apple">Apple </a>akhirnya memperkenalkan sederet fitur AI terbaru dalam ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2026 yang berlangsung di Apple Park, Cupertino, California, AS, pada Senin (8/6) waktu setempat atau Selasa (9/6) dini hari WIB.</p><p>Apple kini menghadirkan Siri AI, yang mereka sebut sebagai &quot;entirely new version of Siri&quot;. Asisten virtual ini diklaim lebih pintar, lebih personal, dan lebih natural dalam berinteraksi dibandingkan Siri generasi sebelumnya.</p><p>Apple mengatakan Siri AI dirancang agar mampu berkomunikasi layaknya percakapan manusia. Selain memiliki suara yang lebih ekspresif, pengguna juga dapat menyesuaikan gaya bicara Siri, mulai dari kecepatan berbicara, tingkat ekspresi, hingga aksen yang digunakan.</p><p>Peningkatan ini menjadi bagian dari upaya Apple mengejar ketertinggalan dari para pesaingnya di industri AI, seperti ChatGPT, Gemini, dan Claude.</p><h2>Bisa Baca Isi Layar, Berinteraksi dengan Aplikasi</h2><p>Kemampuan baru Siri tidak hanya terbatas pada percakapan. Apple menjelaskan bahwa Siri AI kini dapat bekerja di seluruh sistem operasi dan memahami apa yang sedang ditampilkan di layar perangkat pengguna.</p><p>Misalnya, ketika pengguna sedang membuka sebuah dokumen, email, atau halaman web tertentu, Siri dapat memahami konteks tersebut dan membantu memberikan informasi yang relevan.</p><p>Saat menjawab pertanyaan, Siri akan menampilkan hasil dalam bentuk kartu informasi berisi teks, baik yang berasal dari internet, pesan, maupun sumber data lainnya.</p><p>Siri juga dapat berinteraksi langsung dengan berbagai aplikasi untuk membantu menyelesaikan tugas tertentu. Kendati demikian, Apple menegaskan privasi tetap menjadi prioritas utama.</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktm97cexd0hwzd7p36yvwkkh.jpg" alt="Event tahunan Apple Worldwide Developers Conference 2026 (WWDC26). Foto: Dok. Apple"/><figcaption>Event tahunan Apple Worldwide Developers Conference 2026 (WWDC26). Foto: Dok. Apple</figcaption></figure><p>Senior Vice President of Software Engineering Apple, Craig Federighi, mengatakan Siri AI dikembangkan dengan pendekatan &quot;privacy at every step&quot; atau privasi di setiap tahap proses.</p><p>Menurut Apple, seluruh permintaan pengguna akan diproses langsung di perangkat (on-device) atau melalui sistem Private Cloud Compute milik perusahaan yang dirancang untuk menjaga keamanan data pengguna.</p><p>Di iPhone, pengguna kini dapat mengakses Siri dengan mengusap layar dari area Dynamic Island, selain melalui metode yang sudah ada sebelumnya. </p><p>Seperti contoh, ketika pengguna memanggil Siri, animasi baru akan muncul di area Dynamic Island sehingga pengalaman penggunaan terasa lebih natural dan menyatu dengan sistem operasi.</p><p>Selain itu, pengguna dapat mengusap layar dari Dynamic Island untuk melakukan pencarian atau memulai percakapan berbasis teks dengan Siri. Pengguna tetap bisa mengaktifkan Siri melalui perintah suara &quot;Hey Siri&quot; maupun tombol samping perangkat.</p><p>Sementara di Mac, Siri dapat diakses melalui Spotlight. Untuk pengguna Vision Pro, Apple menghadirkan pengalaman yang berbeda. Pengguna cukup menatap visualisasi Siri berupa bola cahaya virtual yang melayang di bidang pandang mereka untuk memulai percakapan, tanpa perlu mengucapkan perintah &quot;Hey Siri&quot;.</p><h2>Siri Punya Aplikasi Baru</h2><p>Salah satu perubahan terbesar adalah kehadiran aplikasi Siri terpisah yang memiliki konsep serupa dengan aplikasi chatbot AI populer seperti ChatGPT, Claude, dan Gemini. Artinya, kini hadir aplikasi Siri khusus yang berdiri sendiri, terpisah dari antarmuka Siri yang selama ini dikenal pengguna iPhone.</p><p>Melalui aplikasi ini, pengguna dapat melakukan percakapan berbasis teks maupun suara dengan Siri. Riwayat percakapan juga akan tersimpan sehingga pengguna bisa melanjutkan diskusi yang pernah dilakukan sebelumnya.</p><p>Apple juga mengintegrasikan sinkronisasi melalui iCloud. Dengan demikian, pengguna dapat memulai percakapan di satu perangkat dan melanjutkannya secara otomatis di perangkat Apple lainnya.</p><h2>Bisa Bantu Tulis Email, Edit hingga Bahas Foto</h2><p>Kemampuan Siri AI juga diperluas ke berbagai tugas produktivitas. Pengguna kini dapat mendiskusikan isi foto dan dokumen dengan Siri, layaknya berbicara dengan chatbot AI modern.</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01gtgrfe39cw37m8tmzcx45y1z.jpg" alt="Ilustrasi Siri iPhone. Foto: Shutterstock"/><figcaption>Ilustrasi Siri iPhone. Foto: Shutterstock</figcaption></figure><p>Siri juga diklaim mampu menjawab pertanyaan berbasis fakta dengan menggabungkan informasi dari internet dan data pribadi pengguna yang relevan. Tak hanya itu, Siri dapat membantu menulis email, memeriksa jadwal di kalender, hingga menjalankan berbagai tugas lainnya secara otomatis.</p><p>Menariknya, Siri dapat menyesuaikan gaya bahasa berdasarkan kebiasaan komunikasi pengguna. Sebagai contoh, jika pengguna biasanya mengirim email singkat dan langsung kepada atasannya, Siri akan menyesuaikan gaya penulisan yang sama ketika membantu menyusun email baru. Kemampuan personalisasi ini menjadi salah satu pembeda utama Siri AI dibandingkan generasi sebelumnya.</p><p>Upgrade lainya adalah, Siri bisa dipakai untuk edit gambar di iPhone menjadi lebih canggih. Beberapa fitur tersebut termasuk, Extend untuk untuk memperluas area foto di luar bingkai asli menggunakan AI. Kemudian fitur Reframe, yang memungkinkan pengguna mengubah perspektif foto spasial. Ada juga fitur Clean Up untuk menghapus objek dalam foto juga mendapatkan peningkatan signifikan.</p><p>Siri AI akan tersedia di seluruh ekosistem perangkat Apple, termasuk iPhone, iPad, Mac, Apple Watch, dan Vision Pro. Versi beta Siri AI dijadwalkan mulai tersedia untuk pengguna pada akhir tahun ini.</p><h2>Siri AI Jadi Langkah Apple Kejar Ketertinggalan</h2><p>Peluncuran Siri AI menjadi langkah penting bagi Apple setelah berbagai kendala yang terjadi pada proyek Apple Intelligence.</p><p>Pada <a href="https://kumparan.com/topic/wwdc">WWDC</a> 2024, Apple sempat menjanjikan berbagai fitur AI ambisius. Namun implementasinya berjalan lebih lambat dari yang diperkirakan.</p><p>Bahkan, perusahaan baru-baru ini sepakat membayar sekitar 250 juta dolar AS untuk menyelesaikan gugatan class action yang menuduh Apple menyesatkan konsumen terkait ketersediaan dan kemampuan Apple Intelligence. Oleh karena itu, menghadirkan Siri yang benar-benar lebih cerdas kini menjadi salah satu prioritas terbesar Apple.</p><p>Langkah tersebut juga dianggap penting bagi masa depan perusahaan, terutama di bawah kepemimpinan CEO berikutnya, John Ternus, yang diperkirakan akan memainkan peran besar dalam strategi AI Apple beberapa tahun mendatang.</p><p>Dengan Siri AI yang lebih personal, mampu memahami konteks layar, hingga hadir sebagai aplikasi chatbot tersendiri, Apple tampaknya mulai menunjukkan keseriusannya untuk mengejar ketertinggalan dalam persaingan teknologi AI yang semakin ketat.</p>]]></content:encoded>
   <author>Habib Allbi Ferdian</author>
   <category>Tekno &amp; Sains</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparantech/apple-akhirnya-rombak-siri-dengan-ai-bisa-baca-layar-punya-aplikasi-sendiri-27Yk82TSDlu</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 18:55:33 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01gtgrfe39cw37m8tmzcx45y1z.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanTECH</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T18:55:33Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparantech/apple-akhirnya-rombak-siri-dengan-ai-bisa-baca-layar-punya-aplikasi-sendiri-27Yk82TSDlu</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Komunikasi Terakhir Owner Darmawangsa WO dengan Kru: Berangkat ke Majalengka</title>
   <link>https://kumparan.com/kumparannews/komunikasi-terakhir-owner-darmawangsa-wo-dengan-kru-berangkat-ke-majalengka-27Yk0rHUNm3</link>
   <description>Komunikasi Terakhir Owner Darmawangsa WO dengan Kru: Berangkat ke Majalengka #newsupdate #update #news #text</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktga535se8b0ywmjzxbd5ca3.jpg" alt="Sejumlah korban dugaan penipuan Darmawangsa Wedding Organizer saat membuat Laporan Polisi di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar. Foto: Dok. Istimewa"/><figcaption>Sejumlah korban dugaan penipuan Darmawangsa Wedding Organizer saat membuat Laporan Polisi di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar. Foto: Dok. Istimewa</figcaption></figure><p>Kru Darmawangsa Wedding Organizer (WO) mengungkap komunikasi terakhir mereka dengan pemilik WO, Suci, sebelum yang bersangkutan dilaporkan hilang kontak dan diduga meninggalkan berbagai persoalan dengan klien maupun vendor.</p><p>Salah seorang kru, Tita, mengatakan hingga Rabu malam komunikasi dengan Suci masih berlangsung seperti biasa. Saat itu mereka masih membahas sejumlah pekerjaan dan persiapan acara yang sedang berjalan.</p><p>Menurut Tita, pada malam hari sebelum menghilang, Suci sempat memberi kabar bahwa dirinya akan bepergian ke Majalengka bersama seorang kerabat.</p><p>&quot;Dia bilang bahwa dia mau berangkat ke Majalengka bersama saudaranya,&quot; ujar Tita saat ditemui bersama sejumlah korban dan kru Darmawangsa WO di Polda Jabar, Senin (8/6).</p><p>Karena masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan, Tita mengaku sempat melakukan tindak lanjut komunikasi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari untuk memastikan kondisi dan keberadaan owner WO tersebut.</p><p>&quot;Nah di jam 2 subuh saya <em>follow up</em>, dia sudah sampai mana. Ternyata dia sudah di Majalengka,&quot; katanya.</p><p>Keesokan paginya, komunikasi masih berlanjut. Menurut Tita, pembahasan saat itu masih berkaitan dengan kebutuhan acara yang akan digelar dalam waktu dekat.</p><p>&quot;Pagi-pagi juga ada komunikasi terkait pembayaran balon, properti dan kebutuhan acara lainnya,&quot; ujarnya.</p><p>Namun setelah komunikasi tersebut, Suci tidak lagi memberikan respons terhadap pesan maupun panggilan telepon dari para kru.</p><p>Tita menyebut komunikasi terakhir yang diterimanya terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah itu nomor yang biasa digunakan owner WO tersebut tidak lagi aktif.</p><p>&quot;Jam terakhir sekitar jam 3 sore. Setelah itu kami hubungi kembali, ternyata WhatsApp-nya sudah ceklis satu,&quot; katanya.</p><p>Hilangnya komunikasi dengan owner WO semakin menimbulkan kekhawatiran setelah sejumlah vendor dan calon pengantin mulai menghubungi para kru untuk menanyakan kejelasan pembayaran yang belum diterima.</p><p>Merasa ada sesuatu yang tidak beres, para kru kemudian mendatangi rumah Suci pada Kamis malam. Mereka berharap keluarga mengetahui keberadaan perempuan tersebut atau setidaknya dapat memberikan informasi mengenai keberangkatannya.</p><p>Namun saat tiba di lokasi, para kru tidak mendapatkan jawaban yang mereka harapkan. Keluarga Suci disebut mengaku tidak mengetahui keberadaan yang bersangkutan.</p><p>&quot;Orang tua dan saudaranya juga tidak tahu, malah balik tanya ke kami. Mereka menanyakan apakah kami tahu dia pergi ke mana atau bersama siapa,&quot; ujar Tita.</p><p>Di saat yang sama, telepon dan pesan dari vendor maupun klien terus berdatangan kepada para kru. Banyak di antara mereka yang mencari keberadaan owner WO karena pembayaran yang dijanjikan belum diterima.</p><p>Kru lainnya, Putri, mengatakan para pekerja ikut terdampak akibat hilangnya pemilik WO tersebut. Meski tidak terlibat dalam pengelolaan keuangan perusahaan, mereka ikut dicari dan dimintai penjelasan oleh para korban.</p><p>&quot;Vendor dan klien dari Kamis malam itu sudah mulai menghubungi kami,&quot; kata Putri.</p><p>Menurutnya, para kru berharap keberadaan Suci segera diketahui agar seluruh persoalan yang kini mencuat dapat memperoleh kejelasan.</p>]]></content:encoded>
   <author>Andreas Ricky Febrian</author>
   <category>News</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparannews/komunikasi-terakhir-owner-darmawangsa-wo-dengan-kru-berangkat-ke-majalengka-27Yk0rHUNm3</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 18:49:48 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01ktga535se8b0ywmjzxbd5ca3.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanNEWS</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T18:49:48Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparannews/komunikasi-terakhir-owner-darmawangsa-wo-dengan-kru-berangkat-ke-majalengka-27Yk0rHUNm3</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Kru Darmawangsa WO Ngaku Ikut Jadi Korban, Bantah Terlibat Dugaan Penipuan Owner</title>
   <link>https://kumparan.com/kumparannews/kru-darmawangsa-wo-ngaku-ikut-jadi-korban-bantah-terlibat-dugaan-penipuan-owner-27YjuuavFTY</link>
   <description>Kru Darmawangsa WO Ngaku Ikut Jadi Korban, Bantah Terlibat Dugaan Penipuan Owner #newsupdate #update #news #text</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkgdd8zf6hscvmffzffvjwg.jpg" alt="Perwakilan crew Darmawangsa Wedding Organizer saat ditemui di Mapolda Jabar, Senin (8/6/2026). Foto: Abisatya/kumparan"/><figcaption>Perwakilan crew Darmawangsa Wedding Organizer saat ditemui di Mapolda Jabar, Senin (8/6/2026). Foto: Abisatya/kumparan</figcaption></figure><p>Sejumlah kru Darmawangsa Wedding Organizer (WO) mengaku turut terdampak dalam kasus dugaan penipuan yang kini dilaporkan para korban ke kepolisian. Mereka menegaskan tidak terlibat dalam pengelolaan keuangan maupun transaksi yang dilakukan oleh pemilik WO, Suci.</p><p>Salah seorang kru, Putri, mengatakan seluruh keputusan terkait penerimaan pembayaran dari klien hingga pembayaran kepada vendor sepenuhnya dilakukan oleh owner Darmawangsa WO.</p><p>&quot;Kami mau mengklarifikasi bahwa kami di sini tidak terlibat di dalam apa yang sekarang diduga dilakukan oleh owner Dharma Wangsa WO ini. Karena semua uang masuk itu pada dia sendiri, lalu hubungan dengan vendor, pembayaran dan lain sebagainya juga oleh beliau sendiri,&quot; kata Putri saat ditemui di Polda Jabar, Senin (8/7).</p><p>Menurutnya, para kru hanya menjalankan tugas operasional sesuai instruksi yang diberikan, seperti mengatur pertemuan dengan klien, mempersiapkan kebutuhan pra-pernikahan hingga mendampingi acara pada hari pelaksanaan.</p><p>&quot;Kami hanya melakukan apa yang beliau instruksikan di dalam pekerjaan, seperti mengundang meeting, lalu juga mempersiapkan pre-wedding dan hari H,&quot; ujarnya.</p><p>Putri juga membantah adanya dugaan aliran dana dari klien kepada kru. Ia menegaskan uang yang diterima kru hanya berupa honor pekerjaan sebagai tenaga freelance.</p><p>&quot;Adapun kalau ditemukan aliran dana ke kami, itu hanya berupa upah kami di hari H yang sering kali juga terlambat dilakukan,&quot; katanya.</p><p>Meski tidak mengalami kerugian sebesar para calon pengantin dan vendor, para kru mengaku ikut menjadi korban karena masih memiliki tunggakan pembayaran dari pekerjaan yang telah mereka lakukan.</p><p>Karena itu, para kru memilih membantu proses pengungkapan kasus dengan memberikan keterangan kepada kepolisian dan mendampingi para korban yang tengah mengumpulkan bukti-bukti.</p><p>&quot;Kami terus datang ke sini bantu mengawal kasus ini, kami memberikan keterangan juga ke kepolisian agar kasus ini bisa cepat ditangani,&quot; katanya.</p><p>Putri mengungkapkan, sebelum pemilik WO menghilang, sebenarnya sudah ada tanda-tanda masalah yang dirasakan para kru. Salah satunya adalah keterlambatan pembayaran honor yang terjadi berulang kali.</p><p>Menurut dia, honor yang seharusnya dibayarkan pada hari pelaksanaan acara justru sering diterima beberapa minggu kemudian.</p><p>&quot;Ketika kami kerja hari ini, yang dibayar oleh beliau itu pekerjaan kami bulan lalu,&quot; ujarnya.</p><p>Selain itu, para kru juga mengaku sempat didatangi sejumlah korban yang mencari keberadaan owner Darmawangsa WO. Hal itu terjadi karena pemilik WO disebut pernah menggunakan rumah orang tua salah satu kru sebagai lokasi pertemuan dengan klien.</p><p>&quot;Suci ini mengaku rumah orang tua saya yang dia pakai untuk bertemu sebagai rumah dia sendiri. Jadi terjadi banyak sekali kesalahpahaman antara klien dengan kami para kru,&quot; kata Putri.</p><p>Sementara itu, kru lainnya, Tita, mengungkapkan komunikasi terakhir dengan pemilik WO terjadi pada Rabu hingga Kamis pekan lalu. Saat itu mereka masih membahas persiapan sejumlah acara yang akan berlangsung.</p><p>&quot;Terkait acara. Tanggal 4 kebetulan ada event. Dia bilang mau berangkat ke Majalengka bersama saudaranya,&quot; ujar Tita.</p><p>Pada Kamis pagi, komunikasi masih berlangsung terkait pembayaran sejumlah kebutuhan vendor. Namun setelah itu nomor telepon yang biasa digunakan pemilik WO tidak lagi dapat dihubungi.</p><p>&quot;Jam terakhir sekitar jam 3 sore. Setelah itu kami hubungi kembali, ternyata WhatsApp-nya sudah ceklis satu,&quot; katanya.</p><p>Malam harinya, para kru mendatangi rumah pemilik WO untuk mencari informasi. Namun keluarga yang bersangkutan mengaku tidak mengetahui keberadaan Suci.</p><p>&quot;Orang tua dan saudaranya juga tidak tahu, malah balik tanya ke kami,&quot; ujar Tita.</p><p>Para kru berharap laporan yang diajukan para korban dapat segera diproses sehingga keberadaan pemilik WO dapat diketahui dan persoalan yang muncul bisa segera diselesaikan.</p><p>&quot;Harapan kami Suci segera ditemukan agar bisa mempertanggungjawabkan kasus ini sendiri. Karena kami para kru yang sejatinya hanya bekerja kepada dia malah ikut terbawa karena kelakuan dia sendiri,&quot; kata Putri.</p><p>Ia menambahkan, apabila pemilik WO memiliki itikad baik, maka langkah terbaik adalah menemui para korban dan mempertanggungjawabkan seluruh persoalan yang kini muncul.</p><p>&quot;Intinya mempertanggungjawabkan apa yang dia lakukan,&quot; pungkasnya.</p>]]></content:encoded>
   <author>Andreas Ricky Febrian</author>
   <category>News</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparannews/kru-darmawangsa-wo-ngaku-ikut-jadi-korban-bantah-terlibat-dugaan-penipuan-owner-27YjuuavFTY</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 18:38:41 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01ktkgdd8zf6hscvmffzffvjwg.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanNEWS</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T18:38:41Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparannews/kru-darmawangsa-wo-ngaku-ikut-jadi-korban-bantah-terlibat-dugaan-penipuan-owner-27YjuuavFTY</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Tepuk Tangan Penghormatan untuk CEO Apple Tim Cook di WWDC Terakhirnya</title>
   <link>https://kumparan.com/kumparantech/tepuk-tangan-penghormatan-untuk-ceo-apple-tim-cook-di-wwdc-terakhirnya-27Yist8sU7W</link>
   <description>&#34;Terima kasih banyak. Saya tak pernah melihat iPhone sebanyak ini,&#34; ujar Tim Cook yang kaget melihat banyak peserta merekam sambutannya di WWDC terakhir sebagai CEO Apple. #kumparanTECH</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktm90m0kxjx8y714jp2jz253.jpg" alt="Tim Cook, CEO Apple, di event tahunan  Worldwide Developers Conference 2026 (WWDC26). Foto: kumparan/Kevin S. Kurnianto"/><figcaption>Tim Cook, CEO Apple, di event tahunan  Worldwide Developers Conference 2026 (WWDC26). Foto: kumparan/Kevin S. Kurnianto</figcaption></figure><p>Momen haru tersaji saat CEO Apple, <a href="https://kumparan.com/topic/tim-cook">Tim Cook</a>, menyampaikan keynote speech pada event tahunan Worldwide Developers Conference 2026 (WWDC26) yang berlangsung di Apple Park, Cupertino, California, AS, pada Senin (8/6) waktu setempat atau Selasa (9/6) dini hari WIB.</p><p>Bagi jutaan pengguna Apple dan komunitas pengembang aplikasi Apple di seluruh dunia, keynote Cook tahun ini bukan sekadar pembuka konferensi tahunan. <a href="https://kumparan.com/topic/wwdc-2026">WWDC 2026</a> menjadi momen bersejarah karena menandai penampilan terakhir Tim Cook sebagai CEO Apple di ajang tersebut.</p><p>Dalam sambutannya, Cook terharu melihat standing ovation yang diberikan peserta kepadanya. Dia berterima kasih. Sekaligus kaget melihat banyak sekali peserta mengeluarkan <a href="https://kumparan.com/topic/iphone">iPhone</a> untuk merekam pidatonya.</p><q>Terima kasih banyak. Saya tak pernah melihat iPhone sebanyak ini.Tim Cook, CEO Apple</q><p>Setelah memimpin Apple selama hampir 15 tahun, Cook dijadwalkan menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada John Ternus per 1 September 2026. Apple sebelumnya telah mengumumkan bahwa Cook akan beralih menjadi Executive Chairman, sementara Ternus yang saat ini menjabat Senior Vice President of Hardware Engineering akan menjadi CEO baru perusahaan.</p><p>Cook turut mengenang hubungannya dengan komunitas developer yang selama ini menjadi fondasi terbesar untuk ekosistem Apple.</p><q>WWDC selalu menjadi acara yang sangat berarti bagi saya. Saya senang mendengar kisah-kisah Anda dan mempelajari bagaimana Anda memperkaya kehidupan begitu banyak orang di seluruh dunia... Imajinasi dan kecerdasan Anda telah menjadi inspirasi bagi saya selama 15 tahun terakhir, dan saya sangat bersyukur dapat menjalani perjalanan ini bersama Anda.</q><p>Cook menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim Apple yang selama bertahun-tahun membantunya membangun perusahaan menjadi salah satu raksasa teknologi terbesar di dunia.</p><p>&quot;Kreativitas yang sama akan terus membentuk pengalaman-pengalaman baru yang mendekatkan orang, membuka kemungkinan baru, dan mengubah dunia dengan cara-cara yang bahkan baru mulai bisa kita bayangkan,&quot; ujarnya.</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktm4xfcewbmqv395n8p20za8.jpg" alt="Apple WWDC 2026. Foto: Dok. Apple"/><figcaption>Apple WWDC 2026. Foto: Dok. Apple</figcaption></figure><p>WWDC merupakan event tahunan Apple yang khusus memperkenalkan inovasi software mereka, dan event berkumpulnya para pengembang aplikasi iOS, iPadOS, sampai MacOS, dari berbagai negara. Ini sekaligus jadi event paling dinanti para penggemar teknologi dunia.</p><p>WWDC26 merupakan WWDC yang ke-37, mengusung tema &quot;All System Glow&quot; dan berlangsung pada 8-12 Juni 2026.</p><p>Fokus terbesar perhatian publik tahun ini tertuju pada strategi kecerdasan buatan (AI) pada ekosistem Apple. Selama dua tahun terakhir, Apple dianggap tertinggal dibanding para pesaingnya dalam perlombaan AI generatif. Karena itu, investor dan komunitas teknologi menaruh ekspektasi besar terhadap WWDC 2026 sebagai momentum Apple menunjukkan arah masa depannya di bidang AI.</p><p>Salah satu pengumuman terbesar adalah kehadiran Siri AI yang dibangun dengan kemampuan AI generatif yang jauh lebih canggih dibanding sebelumnya. Asisten virtual tersebut diklaim mampu memahami konteks personal pengguna dengan lebih baik dan menghadirkan interaksi yang lebih natural.</p>]]></content:encoded>
   <author>Habib Allbi Ferdian</author>
   <category>Tekno &amp; Sains</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparantech/tepuk-tangan-penghormatan-untuk-ceo-apple-tim-cook-di-wwdc-terakhirnya-27Yist8sU7W</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 18:11:43 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01ktm90m0kxjx8y714jp2jz253.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanTECH</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T18:11:43Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparantech/tepuk-tangan-penghormatan-untuk-ceo-apple-tim-cook-di-wwdc-terakhirnya-27Yist8sU7W</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Urgensi Statecraft Economy di Tengah Abnormalitas Global</title>
   <link>https://kumparan.com/andree-armilis/urgensi-statecraft-economy-di-tengah-abnormalitas-global-27XV1Tlf4BJ</link>
   <description>Di tengah ketidakpastian global, Indonesia membutuhkan statecraft ekonomi: sinkronisasi fiskal–moneter dan instrumen negara untuk menjaga stabilitas, kepercayaan, dan percepatan transformasi.</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktc62sxtjsz4x5km8grmp2z7.jpg" alt="Ilustrasi pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika; dibuat dengan AI"/><figcaption>Ilustrasi pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika; dibuat dengan AI</figcaption></figure><p>Salah satu kesalahan paling mendasar dalam perumusan kebijakan publik adalah menggunakan kerangka berpikir normal untuk menghadapi keadaan yang tidak normal. Ketika diagnosis terhadap situasi keliru, kebijakan yang lahir pun berisiko tidak menjawab tantangan yang sesungguhnya. Karena itu, terdapat dua titik tolak yang perlu ditegaskan dalam membaca kondisi Indonesia saat ini. Pertama, pentingnya <em>statecraft economic policy,</em> yakni kemampuan negara mengorkestrasi seluruh instrumen ekonomi untuk mencapai tujuan strategis nasional. Kedua, kenyataan bahwa dunia sedang berada dalam kondisi yang semakin jauh dari normalitas yang selama ini menjadi fondasi banyak teori dan praktik ekonomi modern. </p><p>Selama beberapa dekade setelah berakhirnya Perang Dingin, dunia menikmati periode yang relatif stabil. Globalisasi memperluas pasar, arus modal lintas negara bergerak semakin bebas, rantai pasok internasional berkembang semakin efisien, dan negara-negara dapat merumuskan kebijakan ekonomi dengan asumsi bahwa lingkungan global akan tetap terbuka dan dapat diprediksi. Dalam situasi seperti itu, pembagian fungsi yang tegas antara otoritas fiskal dan moneter menjadi pendekatan yang efektif. Pemerintah mengelola pembangunan dan anggaran negara, sementara bank sentral menjaga inflasi, nilai tukar, dan stabilitas sistem keuangan.</p><p>Namun dunia hari ini menghadapi realitas yang sangat berbeda. Ketegangan geopolitik meningkat, proteksionisme kembali menguat, fragmentasi ekonomi global semakin nyata, persaingan teknologi berubah menjadi persaingan strategis antarnegara, dan volatilitas pasar keuangan internasional semakin sulit diprediksi. Instrumen ekonomi kini semakin sering digunakan sebagai instrumen kekuatan politik dan geopolitik. Perdagangan, investasi, teknologi, energi, bahkan sistem pembayaran internasional tidak lagi sepenuhnya berdiri di atas logika pasar, melainkan semakin dipengaruhi oleh kepentingan strategis negara-negara besar.</p><p>Dalam situasi seperti ini, asumsi bahwa setiap institusi ekonomi dapat bekerja sendiri-sendiri berdasarkan mandat sektoralnya menjadi semakin sulit dipertahankan. </p><p>Dunia tidak lagi bergerak dalam keadaan normal. Karena itu, negara juga tidak dapat mengelola perekonomian dengan pendekatan yang sepenuhnya normal. Ketidaknormalan global tersebut bukanlah konsep yang abstrak. Dampaknya dapat dirasakan secara nyata melalui volatilitas yang semakin sering terjadi di pasar keuangan. Tekanan terhadap nilai tukar rupiah, fluktuasi pasar saham, perubahan arah arus modal internasional, meningkatnya biaya pendanaan global, serta kehati-hatian investor menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia beroperasi dalam lingkungan yang jauh lebih rapuh dibandingkan satu dekade lalu. Dalam situasi seperti ini, pasar tidak hanya menilai fundamental ekonomi, tetapi juga membaca kualitas koordinasi kebijakan negara. </p><q>Setiap sinyal yang dianggap tidak selaras antara otoritas fiskal dan moneter dapat memperbesar ketidakpastian dan meningkatkan persepsi risiko.</q><p>Fenomena tersebut menunjukkan bahwa ekonomi modern tidak hanya digerakkan oleh variabel-variabel objektif seperti inflasi, suku bunga, pertumbuhan ekonomi, atau defisit anggaran. Ekonomi juga digerakkan oleh ekspektasi. Dalam banyak kasus, ekspektasi bahkan mendahului realitas. Pelaku pasar mengambil keputusan berdasarkan keyakinan mereka terhadap masa depan, bukan semata-mata kondisi hari ini. Karena itu, ketika terjadi tekanan terhadap rupiah, koreksi di pasar saham, atau penundaan investasi, yang sedang diuji sebenarnya bukan cuma kekuatan fundamental ekonomi, tetapi juga tingkat kepercayaan terhadap kemampuan negara mengelola perubahan dan ketidakpastian.</p><figure><blockquote>Di sinilah konsep <em>statecraft</em> ekonomi memperoleh relevansinya. Negara tidak cukup hanya berfungsi sebagai penjaga stabilitas atau penyusun regulasi. Negara harus mampu bertindak sebagai pengarah strategi pembangunan nasional. Fiskal, moneter, perdagangan, industri, investasi, pendidikan, energi, dan teknologi harus dipahami sebagai bagian dari satu orkestrasi besar yang memiliki tujuan bersama.</blockquote></figure><p>Sejarah pembangunan ekonomi dunia menunjukkan bahwa lompatan kemajuan hampir tidak pernah lahir dari kebijakan sektoral yang berjalan sendiri-sendiri. Negara-negara yang berhasil melakukan transformasi ekonomi umumnya mampu menyelaraskan berbagai instrumen kebijakan ke dalam satu arah strategis. Mereka tidak menghilangkan perbedaan fungsi antarlembaga, tetapi memastikan seluruh institusi memahami tujuan nasional yang sama.</p><p>Dalam konteks Indonesia, hal tersebut menjadi semakin penting karena tantangan yang dihadapi tidak lagi sekadar menjaga pertumbuhan ekonomi tahunan. Indonesia sedang menghadapi agenda besar yang bersifat struktural dan jangka panjang: hilirisasi industri, penguatan ketahanan pangan dan energi, transformasi teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta upaya keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (<em>middle income trap</em>). Agenda sebesar ini tidak mungkin berhasil apabila setiap lembaga bergerak dengan logika sektoralnya masing-masing.</p><p>Dalam kerangka tersebut, hubungan antara rezim fiskal dan rezim moneter menjadi sangat menentukan. Keduanya merupakan dua pilar utama yang menopang arsitektur ekonomi nasional. Sisi fiskal memiliki kemampuan untuk mendorong pertumbuhan melalui belanja negara, investasi publik, insentif ekonomi, pembangunan infrastruktur, dan perlindungan sosial. Di lain pihak, dimensi moneter memiliki kemampuan untuk menjaga stabilitas harga, nilai tukar, likuiditas, dan kepercayaan terhadap sistem keuangan. Mandat keduanya memang berbeda, tetapi tujuan akhirnya sesungguhnya sama: <strong>menjaga kesejahteraan rakyat dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional</strong>.</p><p>Karena itu, harmonisasi dan sinkronisasi antara rezim fiskal dan rezim moneter harus dipahami sebagai kebutuhan strategis, bukan sekadar kebutuhan administratif. Harmonisasi tidak berarti mengurangi independensi bank sentral. Harmonisasi juga tidak berarti menjadikan otoritas moneter sebagai subordinat kebijakan fiskal. Sebaliknya, harmonisasi yang sehat justru mengandaikan bahwa masing-masing institusi tetap menjalankan fungsi dan mandatnya secara profesional, tetapi memiliki kesamaan pembacaan terhadap tantangan yang sedang dihadapi bangsa.</p><p>Hal yang perlu diselaraskan bukanlah instrumen, melainkan orientasi strategisnya. Pemerintah dapat tetap menjalankan kebijakan fiskal untuk mempercepat transformasi ekonomi dan pembangunan nasional. Bank sentral dapat tetap menjalankan mandat menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan. Namun keduanya harus berangkat dari diagnosis yang sama mengenai risiko global, prioritas pembangunan nasional, dan tujuan jangka panjang yang hendak dicapai.</p><p>Tanpa sinkronisasi semacam itu, kebijakan yang secara sektoral terlihat benar dapat menghasilkan dampak yang kurang optimal secara nasional. Pemerintah dapat berusaha mendorong investasi dan pertumbuhan melalui berbagai program pembangunan, sementara pada saat yang sama dunia usaha menghadapi biaya pembiayaan yang tinggi atau ketidakpastian yang menghambat ekspansi. Sebaliknya, stabilitas moneter yang berhasil dijaga juga tidak akan menghasilkan manfaat maksimal apabila tidak ditopang oleh penguatan kapasitas ekonomi riil.</p><p>Dari perspektif ekonomi, sinkronisasi fiskal dan moneter meningkatkan efektivitas kebijakan secara keseluruhan. Setiap rupiah belanja pembangunan akan menghasilkan dampak yang lebih besar apabila didukung oleh lingkungan moneter yang kondusif. Stabilitas moneter juga akan lebih mudah dipertahankan apabila struktur ekonomi riil semakin kuat melalui kebijakan fiskal yang tepat sasaran. Hubungan keduanya bukan hubungan kompetitif, melainkan hubungan komplementer.</p><p>Dari perspektif sosiologi ekonomi, urgensi harmonisasi bahkan lebih besar lagi. Perekonomian pada dasarnya dibangun di atas kepercayaan. Rumah tangga mengonsumsi karena percaya terhadap masa depan. Pelaku usaha berinvestasi karena percaya terhadap prospek ekonomi. Investor menanamkan modal karena percaya terhadap kemampuan negara mengelola risiko. Ketika institusi-institusi ekonomi utama negara memberikan sinyal yang saling bertentangan, kepercayaan tersebut dapat melemah. Sebaliknya, ketika negara menghadirkan arah yang jelas dan konsisten, kepercayaan sosial dan ekonomi akan menguat.</p><q>Kepercayaan adalah bentuk modal yang sering kali tidak tercatat dalam statistik ekonomi, tetapi memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perilaku ekonomi masyarakat. </q><p>Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, kemampuan negara membangun kepercayaan kolektif menjadi sama pentingnya dengan kemampuan menjaga indikator-indikator makroekonomi. Harmonisasi antara rezim fiskal dan rezim moneter karena itu tidak hanya menghasilkan koordinasi teknokratis, tetapi juga membangun keyakinan bahwa negara memahami tantangan yang sedang dihadapi dan memiliki arah yang jelas untuk mengatasinya.</p><p>Di titik inilah peran kepemimpinan nasional menjadi sangat penting. Presiden sebagai pemimpin pemerintahan memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa seluruh instrumen negara bergerak dalam kerangka tujuan strategis yang sama. Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia memiliki mandat yang berbeda, tetapi keduanya memikul tanggung jawab yang sama besar dalam menjaga keberhasilan ekonomi nasional. Dalam situasi yang normal, perbedaan perspektif dan mekanisme <em>checks and balances</em> mungkin cukup untuk menjaga keseimbangan. Namun dalam situasi yang tidak normal, kebutuhan akan kesatuan visi dan kesatuan arah menjadi jauh lebih penting.</p><p>Tantangan Indonesia hari ini bukan memilih antara independensi atau koordinasi. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana membangun sinkronisasi yang kuat tanpa menghilangkan fungsi dan peran masing-masing institusi. Independensi tetap dijaga. Kredibilitas tetap dipertahankan. Profesionalisme tetap dihormati. Namun seluruh instrumen negara bergerak berdasarkan pemahaman yang sama mengenai arah pembangunan nasional.</p><p>Dalam dunia yang semakin tidak pasti, keberhasilan ekonomi tidaklah ditentukan oleh kualitas kebijakan fiskal atau moneter secara terpisah. Keberhasilan akan ditentukan oleh kemampuan negara menjalankan <em>statecraft</em> ekonomi: menyatukan berbagai instrumen kebijakan ke dalam satu orientasi strategis yang jelas. Sebab dalam kondisi yang tidak normal, yang dibutuhkan bukan hanya kebijakan yang baik, melainkan negara yang mampu bertindak sebagai satu kesatuan strategis. Harmoni fiskal dan moneter tidak perlu dipandang sebagai ancaman bagi institusi yang sehat. Justru itulah fondasi yang memungkinkan negara menjaga stabilitas, membangun kepercayaan, dan mempercepat transformasi ekonomi di tengah dunia yang semakin penuh ketidakpastian.</p>]]></content:encoded>
   <author>Dr Andree Armilis</author>
   <category>News</category>
   <guid>https://kumparan.com/andree-armilis/urgensi-statecraft-economy-di-tengah-abnormalitas-global-27XV1Tlf4BJ</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 18:00:04 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01ktc62sxtjsz4x5km8grmp2z7.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>Dr Andree Armilis</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T18:00:04Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/andree-armilis/urgensi-statecraft-economy-di-tengah-abnormalitas-global-27XV1Tlf4BJ</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Kebiasaan Mengucek Mata Saat Lelah: Apakah Dapat Memengaruhi Kesehatan Mata?</title>
   <link>https://kumparan.com/yuliuschristian/kebiasaan-mengucek-mata-saat-lelah-apakah-dapat-memengaruhi-kesehatan-mata-27V0ck4LvIr</link>
   <description>Tekanan dan gesekan berulang pada mata dapat memengaruhi kenyamanan mata, terutama jika dilakukan terlalu sering atau dengan tangan yang kurang bersih.</description>
   <content:encoded><![CDATA[<p>Hampir setiap orang pernah mengucek mata, terutama ketika merasa lelah, mengantuk, atau setelah terlalu lama menatap layar komputer dan ponsel. Gerakan ini sering dilakukan secara refleks karena memberikan sensasi lega dan nyaman sesaat. Bahkan, banyak orang melakukannya tanpa sadar ketika sedang berkonsentrasi atau mengalami mata yang terasa berat.</p><p>Karena sangat umum dilakukan, mengucek mata sering dianggap sebagai kebiasaan yang tidak memiliki dampak apa pun. Namun, muncul pertanyaan penting: apakah kebiasaan mengucek mata dapat memengaruhi kesehatan mata jika dilakukan berulang kali?
</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ksvzs2ymrm2h08944zt09may.jpg" alt="Ilustrasi Mata Merah, Sumber: IStockphoto/Karya:Dragonvanish"/><figcaption>Ilustrasi Mata Merah, Sumber: IStockphoto/Karya:Dragonvanish</figcaption></figure><p>Mata merupakan salah satu organ tubuh yang sangat sensitif. Permukaannya dilindungi oleh lapisan air mata dan jaringan yang relatif halus dibandingkan bagian tubuh lainnya. Ketika seseorang mengucek mata, area tersebut menerima tekanan langsung dari jari atau tangan.</p><p>Selain tekanan fisik, faktor kebersihan tangan juga menjadi hal yang penting. Dalam aktivitas sehari-hari, tangan sering menyentuh berbagai permukaan seperti gagang pintu, layar ponsel, meja kerja, hingga uang. Ketika tangan yang belum bersih menyentuh mata, partikel atau kotoran dari lingkungan dapat ikut berpindah ke area mata.</p><p>Banyak orang mengucek mata karena merasa ada sesuatu yang mengganjal atau karena mata terasa kering. Namun, gesekan yang terlalu sering justru dapat membuat area sekitar mata menjadi lebih sensitif dan tidak nyaman.</p><p>Fenomena ini semakin relevan di era digital karena masyarakat kini menghabiskan lebih banyak waktu di depan layar. Aktivitas bekerja, belajar, menonton video, hingga menggunakan media sosial membuat mata bekerja lebih lama dibandingkan sebelumnya. Akibatnya, rasa lelah pada mata menjadi keluhan yang semakin umum.</p><p>Alih-alih langsung mengucek mata, beberapa orang mulai mencoba cara lain untuk mengurangi rasa tidak nyaman, seperti mengistirahatkan mata sejenak, mengurangi paparan layar, atau memberi waktu bagi mata untuk beradaptasi setelah bekerja dalam waktu lama.</p><p>Kebiasaan kecil yang dilakukan berulang setiap hari sering kali tidak terasa penting. Namun, kesehatan mata tidak hanya dipengaruhi oleh faktor besar seperti penyakit atau usia, melainkan juga oleh perilaku sehari-hari yang tampak sederhana.</p><p>Pada akhirnya, mengucek mata sesekali mungkin terasa tidak berbahaya. Namun, memahami bagaimana kebiasaan ini berinteraksi dengan kesehatan mata dapat membantu seseorang lebih berhati-hati dalam menjaga salah satu indra yang paling penting dalam kehidupan sehari-hari.</p>]]></content:encoded>
   <author>Yulius Evan Christian</author>
   <category>Tekno &amp; Sains</category>
   <guid>https://kumparan.com/yuliuschristian/kebiasaan-mengucek-mata-saat-lelah-apakah-dapat-memengaruhi-kesehatan-mata-27V0ck4LvIr</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 17:00:03 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01ksvzs2ymrm2h08944zt09may.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>Yulius Evan Christian</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T17:00:03Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/yuliuschristian/kebiasaan-mengucek-mata-saat-lelah-apakah-dapat-memengaruhi-kesehatan-mata-27V0ck4LvIr</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Walkot Medan Beri Pendampingan Kesehatan untuk Ibu Hamil yang Ditendang Preman</title>
   <link>https://kumparan.com/kumparannews/walkot-medan-beri-pendampingan-kesehatan-untuk-ibu-hamil-yang-ditendang-preman-27YhDAjTlRI</link>
   <description>Walkot Medan Beri Pendampingan Kesehatan untuk Ibu Hamil yang Ditendang Preman #newsupdate #update #news #text</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkrbqhkb5tw167awzdrj4vg.jpg" alt="Pemerintah Kota Medan beri pendampingan terhadap ibu hamil yang ditendang perutnya oleh preman, Senin (8/6/2026). Foto: Dok. Istimewa"/><figcaption>Pemerintah Kota Medan beri pendampingan terhadap ibu hamil yang ditendang perutnya oleh preman, Senin (8/6/2026). Foto: Dok. Istimewa</figcaption></figure><p>Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan bantuan pendampingan terhadap Mulana Kartina Nainggolan, seorang ibu hamil yang perutnya ditendang oleh preman di Jalan Baru, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, pada Rabu (3/6) lalu.</p><p>Rico mengatakan pihaknya akan mendampingi kesehatan Mulana melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3APMP2KB) Kota Medan.</p><p>&quot;Sudah [cek kondisi]. Tadi tim P3APMP2KB sudah ke rumah [ibu hamil]. Kalau kondisi kita tanyakan, kondisinya merasa sudah baik. Cuma besok saya bilang juga kita pandu ke rumah sakit biar bisa diceklah kesehatannya. Tetap dibantu dan juga pendampingan psikologis dari P3APMP2KB juga ada,&quot; kata Rico saat dihubungi <strong>kumparan</strong>, Senin (8/6).</p><p>Pendampingan psikologis itu kata Rico, hal yang perlu dilindungi untuk menghindari trauma yang dialami ibu Mulana.</p><p>&quot;Jadi, pendampingan psikologis ini adalah sifatnya seperti apabila ada trauma. Karena kekerasan kepada perempuan ini kan juga kadang-kadang bisa menyatakan faktor psikologis juga. Itu yang perlu kita lindungi juga ya,&quot; ucap Rico.</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01kt96eb949mz0d7wc334ws5px.jpg" alt="Mulana Kartina Nainggolan (31), ibu hamil yang perutnya ditendang oleh preman dan suaminya di Medan. Foto: Amar Marpaung/kumparan"/><figcaption>Mulana Kartina Nainggolan (31), ibu hamil yang perutnya ditendang oleh preman dan suaminya di Medan. Foto: Amar Marpaung/kumparan</figcaption></figure><p>&quot;Untuk kesehatannya, kami tetap minta kalau bisa dibawa ke rumah sakit dan didampingi oleh rekan-rekan kita. Intinya kami akan terus memantau dan mendampingi korban tersebut, itu yang pastinya,&quot; sambung Rico.</p><p>Selain pendampingan, Pemerintah Kota Medan akan memberikan suplemen terhadap janin dan ibu tersebut.</p><p>&quot;Untuk di kebijakan Pemerintah Kota Medan mungkin nantinya kita akan lihat besok ada seperti bantuan suplemen pada janin, pada ibunya. Itu yang akan kita sampaikan,&quot; ujar Rico.</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01kt8aret1n3zzzfdpjaa472qn.jpg" alt="Tampang dua preman yang aniaya ibu hamil di Tembung, Medan, Sumut. Foto: Dok. Istimewa"/><figcaption>Tampang dua preman yang aniaya ibu hamil di Tembung, Medan, Sumut. Foto: Dok. Istimewa</figcaption></figure><p>Dalam kasus ini, kedua pelaku bernama Zulyarham dan Julpikar telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.</p><p>Pelaku Julpikar menganiaya Mulana, bahkan menendang perutnya yang sedang hamil. Sedangkan Pelaku Zulyarham menganiaya suami Mulana dengan memukuli wajahnya.</p><p>Kanit Jaga Cegah Sigap (JCS) Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, mengatakan bahwa kedua pelaku telah ditangkap pada Rabu (3/6) malam.</p><p>&quot;Opsnal Unit Resmob Sat Reskrim Polrestabes Medan mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku penganiayaan sedang berada di bengkel. Kemudian tim Opsnal Resmob Polrestabes Medan berhasil mengamankan terduga pelaku,&quot; kata Bimo dalam keterangannya, Kamis (4/6).</p><p>Hasil interogasi, kedua pelaku mengakui perbuatan penganiayaan terhadap pasangan suami istri tersebut.</p><p>Kedua kakak beradik itu dijerat dengan Pasal 262 juncto Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana pengeroyokan atau kekerasan secara bersama-sama terhadap orang atau barang.</p><p>&quot;Keduanya terancam hukuman 5 tahun penjara,&quot; kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, kepada wartawan, Jumat (5/6).</p><p>Saat ini kedua tersangka telah ditahan di Polrestabes Medan.</p>]]></content:encoded>
   <author>Amar Marpaung</author>
   <category>News</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparannews/walkot-medan-beri-pendampingan-kesehatan-untuk-ibu-hamil-yang-ditendang-preman-27YhDAjTlRI</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 17:00:03 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01ktkrbqhkb5tw167awzdrj4vg.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanNEWS</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T17:00:03Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparannews/walkot-medan-beri-pendampingan-kesehatan-untuk-ibu-hamil-yang-ditendang-preman-27YhDAjTlRI</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Pejabat Bea Cukai-Kemenperin Tersangka Korupsi CPO POME Diserahkan ke JPU</title>
   <link>https://kumparan.com/kumparannews/pejabat-bea-cukai-kemenperin-tersangka-korupsi-cpo-pome-diserahkan-ke-jpu-27YhyZsW57u</link>
   <description>Pejabat Bea Cukai-Kemenperin Tersangka Korupsi CPO POME Diserahkan ke JPU #newsupdate #update #news #text&#xA;</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01kh46y4bjdyv402xvzbaywb29.jpg" alt="Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Pekanbaru, Muhammad Zulfikar dan Direktur Kemurgi, Oleokimia, dan Pakan di Kemenperin Lila Harsyah Bakhtiar mengenakan rompi tahanan usai pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (10/2/202 Foto: Darryl Ramadhan/ANTARA FOTO"/><figcaption>Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Pekanbaru, Muhammad Zulfikar dan Direktur Kemurgi, Oleokimia, dan Pakan di Kemenperin Lila Harsyah Bakhtiar mengenakan rompi tahanan usai pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (10/2/202 Foto: Darryl Ramadhan/ANTARA FOTO</figcaption></figure><p>Kejaksaan Agung (Kejagung) melimpahkan 11 tersangka kasus dugaan korupsi ekspor crude palm oil (CPO) yang disamarkan dengan modus Palm Oil Mill Effluent (POME) ke jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.</p><p>Pelimpahan ini dilakukan setelah penyidikan kasus tersebut rampung dilakukan.</p><p>&quot;Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus melaksanakan penyerahan Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) kepada Tim Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Jakarta Timur,&quot; kata Plh Kapuspenkum Kejagung, Mochamad Jeffry, dalam keterangannya, Senin (8/6).</p><p>Para tersangka, yakni:</p><p>1. Lila Harsyah Bakhtiar selaku Kasubdit Industri Hasil Perkebunan Non Pangan dan Fungsional Analis Kebijakan dan Pembina Industri Ahli Madya pada Direktorat Industri Hasil Hutan Kementerian Perindustrian;</p><p>2. Fadjar Donny Tjahjadi selaku Direktur Teknis Kepabeanan pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC);</p><p>3. Muhammad Zulfikar selaku Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPBC Pekanbaru;</p><p>4. ES selaku Direktur PT. SMP, PT. SMA dan PT. SMS;</p><p>5. ERW selaku Direktur PT. BMM;</p><p>6. FLX selaku Direktur Utama PT. AP dan Head Commerce PT. AP;</p><p>ADVERTISEMENT</p><p>7. RND selaku Direktur PT. TAJ;</p><p>8. TNY selaku Direktur PT TEO dan pemegang saham PT Green Product International;</p><p>9. VNR selaku Direktur PT Surya Inti Primakarya;</p><p>10. RBN selaku Direktur PT CKK;</p><p>11. YSR selaku Dirut PT. MAS dan Komisaris PT. SBP.</p><p>&quot;Pelaksanaan Tahap II tersebut dilaksanakan setelah Tim Penyidik melakukan pengumpulan alat bukti berupa pemeriksaan saksi sebanyak 242 orang, pemeriksaan ahli sebanyak 5 orang, pengumpulan dokumen-dokumen dan barang bukti elektronik,&quot; ujar Jeffry.</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01kh46y3b6z4rp2t2v1a7862dg.jpg" alt="Mantan Direktur Teknis Kepabeanan pada Direktorat Jenderal Bea Cukai R Fadjar Donny Tjahjadi (tengah) berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (10/2/2026). Foto: Darryl Ramadhan/ANTARA FOTO"/><figcaption>Mantan Direktur Teknis Kepabeanan pada Direktorat Jenderal Bea Cukai R Fadjar Donny Tjahjadi (tengah) berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (10/2/2026). Foto: Darryl Ramadhan/ANTARA FOTO</figcaption></figure><p>Nantinya, tim JPU akan menyusun surat dakwaan agar para tersangka bisa diadili.</p><p>&quot;Untuk selanjutnya, Penuntut Umum akan melimpahkan perkara ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,&quot; ucapnya.</p><p>Dalam kasusnya, para tersangka diduga bersekongkol untuk mengekspor CPO ke luar negeri. Padahal, pemerintah telah membatasi ekspor komoditas CPO demi memenuhi kebutuhan dalam negeri.</p><p>Mereka diduga menyamarkan CPO tersebut seolah seperti POME agar bisa tetap diekspor. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal Pasal 603 juncto Pasal 20 huruf a atau c KUHP subsider Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Tipikor.</p>]]></content:encoded>
   <author>Jonathan Devin</author>
   <category>News</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparannews/pejabat-bea-cukai-kemenperin-tersangka-korupsi-cpo-pome-diserahkan-ke-jpu-27YhyZsW57u</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 16:49:56 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01kh46y4bjdyv402xvzbaywb29.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanNEWS</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T16:49:56Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparannews/pejabat-bea-cukai-kemenperin-tersangka-korupsi-cpo-pome-diserahkan-ke-jpu-27YhyZsW57u</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Hery Susanto Segera Disidang di Kasus Suap Tambang Nikel</title>
   <link>https://kumparan.com/kumparannews/hery-susanto-segera-disidang-di-kasus-suap-tambang-nikel-27Yhn9mQRiU</link>
   <description>Hery Susanto Segera Disidang di Kasus Korupsi Tambang Nikel #newsupdate #update #news #text&#xA;</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01kpaht9z58dvf72dv0g0hvry5.jpg" alt="Ketua Ombudsman RI 2026 - 2031 Hery Susanto masuk ke dalam mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan dan penetapan tersangka di Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Foto: Muhammad Iqbal/ANTARA FOTO"/><figcaption>Ketua Ombudsman RI 2026 - 2031 Hery Susanto masuk ke dalam mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan dan penetapan tersangka di Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Foto: Muhammad Iqbal/ANTARA FOTO</figcaption></figure><p>Kejaksaan Agung (Kejagung) telah merampungkan penyidikan kasus dugaan suap terkait tata kelola pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara yang menjerat Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto. Penyidik Jampidsus Kejagung telah melimpahkannya ke tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.</p><p>&quot;Tim Penyidik pada JAM PIDSUS melaksanakan penyerahan Tersangka HS dan Barang Bukti (Tahap II) kepada Tim Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan,&quot; kata Plh Kapuspenkum Kejagung, Mochamad Jeffry, dalam keterangannya, Senin (8/6).</p><p>Jeffry menjelaskan, pelimpahan ini dilakukan setelah penyidik melakukan pengumpulan bukti-bukti serta memeriksa 38 saksi serta 2 ahli.</p><p>Nantinya, tim JPU pada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan akan menyusun surat dakwaan agar Hery bisa segera diadili.</p><p>Adapun suap diduga diterima Hery pada 2025 saat dia masih menjadi Anggota Ombudsman periode 2021-2026. Pada 10 April 2026, dia kembali dilantik untuk menjadi Komisioner Ombudsman periode 2026-2031 sebagai Ketua.</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01kpahs9xbk2ny2mvdm49xd52q.jpg" alt="Penyidik Kejaksaan Agung mengawal Ketua Ombudsman RI 2026 - 2031 Hery Susanto (kedua kanan) seusai menjalani pemeriksaan dan penetapan tersangka di Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal"/><figcaption>Penyidik Kejaksaan Agung mengawal Ketua Ombudsman RI 2026 - 2031 Hery Susanto (kedua kanan) seusai menjalani pemeriksaan dan penetapan tersangka di Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal</figcaption></figure><p>Kasus ini bermula ketika perusahaan PT TSHI sedang bermasalah dengan perhitungan Penerimaan Negara Bukan Pajak yang harus dibayarkan kepada Kementerian Kehutanan.</p><p>Pihak PT TSHI diduga kemudian berkongkalikong dengan Hery Susanto. Sebagai Komisioner Ombudsman, Hery diduga mengatur sehingga kebijakan Kemenhut kemudian dikoreksi.</p><p>Atas upayanya tersebut, Hery diduga menerima sejumlah uang dari LKM selaku Direktur PT TSHI. Diduga nilainya mencapai Rp 1,5 miliar.</p><p>Belum ada keterangan dari Hery soal kasusnya.</p>]]></content:encoded>
   <author>Jonathan Devin</author>
   <category>News</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparannews/hery-susanto-segera-disidang-di-kasus-suap-tambang-nikel-27Yhn9mQRiU</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 16:41:54 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01kpaht9z58dvf72dv0g0hvry5.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanNEWS</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T16:41:54Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparannews/hery-susanto-segera-disidang-di-kasus-suap-tambang-nikel-27Yhn9mQRiU</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>KPK Juga Selidiki Dugaan Korupsi MBG</title>
   <link>https://kumparan.com/kumparannews/kpk-juga-selidiki-dugaan-korupsi-mbg-27YhW9DmICz</link>
   <description>KPK Juga Selidiki Dugaan Korupsi MBG #newsupdate #update #news #text&#xA;</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01j6hneqj9q3w2vgngwt9fc7rb.jpg" alt="Ilustrasi KPK. Foto: Shutterstock"/><figcaption>Ilustrasi KPK. Foto: Shutterstock</figcaption></figure><p>KPK ternyata juga tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Diketahui, saat ini, Kejaksaan Agung (Kejagung) memang tengah mengusut kasus itu dan bahkan telah menetapkan tersangka.</p><p>&quot;Betul, saya sudah sampaikan, itu sebetulnya kita memang sudah ada lidik (penyelidikan),&quot; kata Plt Direktur Penyidikan KPK, Taufik Ahmad Husein, kepada wartawan, Senin (8/6).</p><p>Namun, penyelidikan ini terhenti. Sebabnya, Kejagung sudah memulai penyidikan lebih dulu. Taufik menjelaskan, menurut aturan yang ada, tak boleh ada dualisme penyidikan.</p><p>&quot;APH lain sudah menaikkan prosesnya ke tahap penyidikan, maka secara ketentuan perundang-undangan itu tidak bisa ada dualisme penyidikan,&quot; ujar dia.</p><p>Karenanya, untuk menentukan nasib kasus ini ke depan, akan dilakukan gelar perkara.</p><p>&quot;Tentunya kita juga akan melihat sinerginya yang kita lebih akan apa kita akan kembangkan untuk proses penyidikannya, apakah data-data itu nanti diberikan ke pihak Kejaksaan, kita akan menunggu nanti hasil gelar perkara, bagaimana yang diputuskan oleh pimpinan,&quot; jelas Taufik.</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01kt6jq20bcjbw8ejgy96rzkkn.jpg" alt="Eks Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Foto: DIYAH NASUTION/AFP"/><figcaption>Eks Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Foto: DIYAH NASUTION/AFP</figcaption></figure><p>Kejagung sebelumnya menetapkan eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan dua eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung serta Sony Sonjaya sebagai tersangka sekaligus menahan ketiganya dalam kasus penyimpangan tata kelola program makan bergizi gratis (MBG) periode 2025-2026.</p><p>Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi sebelumnya mengungkap, selain mengelola sejumlah yayasan di berbagai wilayah Indonesia, para tersangka diduga melakukan markup pada sejumlah pengadaan barang dan jasa yang tidak sesuai ketentuan.</p><p>Selain pengadaan motor listrik senilai sekitar Rp 1 triliun, Kejagung juga menemukan dugaan penyimpangan pada pengadaan 32 ribu pasang sepatu, lebih dari 31 ribu unit tablet, hingga 5.400 unit televisi 75 inci yang disebut tak sesuai ketentuan dan diduga mengalami markup harga.</p><p>Saat ini, ketiganya ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung.</p>]]></content:encoded>
   <author>Jonathan Devin</author>
   <category>News</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparannews/kpk-juga-selidiki-dugaan-korupsi-mbg-27YhW9DmICz</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 16:29:28 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01j6hneqj9q3w2vgngwt9fc7rb.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanNEWS</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T16:29:28Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparannews/kpk-juga-selidiki-dugaan-korupsi-mbg-27YhW9DmICz</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Agus R. Sarjono dan Berthold Damshäuser Luncurkan Antologi Puisi Agung Jerman</title>
   <link>https://kumparan.com/kumparannews/agus-r-sarjono-dan-berthold-damshauser-luncurkan-antologi-puisi-agung-jerman-27YhoeGFXBc</link>
   <description>Agus R. Sarjono dan Berthold Damshäuser Luncurkan Antologi Puisi Agung Jerman #newsupdate #update #news #text</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkcvsncwb686yzxbtkh157n.jpg" alt="Penulis Buku &quot;Antologi Puisi Agung Jerman&quot; Agus R. Sarjono dan Berthold Damshauser, serta Ilham Akbar Habibie dalam peluncuran buku di Perpustakaan Wisma Habibie &amp; Ainun, Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan"/><figcaption>Penulis Buku &quot;Antologi Puisi Agung Jerman&quot; Agus R. Sarjono dan Berthold Damshauser, serta Ilham Akbar Habibie dalam peluncuran buku di Perpustakaan Wisma Habibie &amp; Ainun, Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan</figcaption></figure><p>Buku Antologi Puisi Agung Jerman karya Agus R. Sarjono dan Berthold Damshäuser resmi diluncurkan di Perpustakaan Wisma Habibie &amp; Ainun, Jakarta Selatan, Senin (8/6).</p><p>Acara dibuka dengan pembacaan puisi oleh Berthold Damshäuser atau kerap disapa Pak Trum, salah satu penulis buku, yang kemudian dilanjutkan diskusi bersama penyair Agus R. Sarjono dan Ilham Akbar Habibie yang juga menulis pengantar buku tersebut.</p><p>Agus mengungkapkan buku ini lahir dari perjalanan panjang kerja sama penerjemahan puisi Jerman yang telah mereka lakukan sejak 2003.</p><p>“Kita sudah sejak 2003 menggarap seri puisi Jerman. Waktu itu terus terbit sampai terakhir Hermann Hesse. Kita berhenti agak lama. Tiba-tiba kami ingin bertemu. Tapi rupanya para penyair yang kami terbitkan juga pengen reuni. Jadi mereka berkumpul dalam Antologi Puisi Agung Jerman,” ujar Agus sambil berseloroh.</p><p>Trum menambahkan bahwa delapan penyair besar Jerman yang hadir dalam buku tersebut seolah “bertemu kembali” melalui halaman-halaman buku.</p><p>“Dalam buku itu, mereka yang sudah saling kangen itu—Rilke, Nietzsche, Goethe, Hermann Hesse, Bertolt Brecht—akhirnya mereka bisa jumpa kembali di halaman-halaman, dalam warna hitam atas putih. Bahagia mereka. Kami ini hanya fasilitator,” kata Trum.</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkcvsn1g5jeykwmx2rn8rn0.jpg" alt="Penulis Buku &quot;Antologi Puisi Agung Jerman&quot; Agus R. Sarjono dan Berthold Damshauser, serta Ilham Akbar Habibie dalam peluncuran buku di Perpustakaan Wisma Habibie &amp; Ainun, Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan"/><figcaption>Penulis Buku &quot;Antologi Puisi Agung Jerman&quot; Agus R. Sarjono dan Berthold Damshauser, serta Ilham Akbar Habibie dalam peluncuran buku di Perpustakaan Wisma Habibie &amp; Ainun, Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan</figcaption></figure><p>Ia juga menyebut Ilham Akbar Habibie memiliki peran penting dalam lahirnya buku tersebut.</p><p>“Yang juga punya saham itu, motornya mereka adalah Bapak Ilham Akbar Habibie. Karena beliau juga ingin mereka berjumpa. Maka dia tulis pengantar untuk buku itu dan menyediakan perpustakaan dalam Wisma Ainun Habibie untuk peluncuran yang dilaksanakan dengan meriah sekali,” ujarnya.</p><p>Menurut Agus, buku tersebut memuat karya dari delapan penyair besar Jerman dengan sekitar 15 puisi dari masing-masing penyair.</p><h2>Tantangan Menerjemahkan Keindahan Puisi</h2><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkcvsn97br7g8f648waxxf2.jpg" alt="Penulis Buku &quot;Antologi Puisi Agung Jerman&quot; Agus R. Sarjono dan Berthold Damshauser, serta Ilham Akbar Habibie dalam peluncuran buku di Perpustakaan Wisma Habibie &amp; Ainun, Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan"/><figcaption>Penulis Buku &quot;Antologi Puisi Agung Jerman&quot; Agus R. Sarjono dan Berthold Damshauser, serta Ilham Akbar Habibie dalam peluncuran buku di Perpustakaan Wisma Habibie &amp; Ainun, Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan</figcaption></figure><p>Dalam proses penyusunannya, kedua penulis mengaku menghadapi tantangan besar saat menerjemahkan puisi-puisi Jerman ke dalam bahasa Indonesia.</p><p>“Oh, banyak. Kesulitan banyak. Bagaimana memindahkan puisi-puisi Jerman dengan gaya yang berbeda-beda, dengan metafor berbeda ke dalam bahasa Indonesia, ya lumayan kerja keras,” kata Agus.</p><p>Trum menjelaskan bahwa menerjemahkan puisi tidak hanya memindahkan makna, tetapi juga keindahan yang terkandung di dalamnya.</p><p>“Itu puisi, sebuah keindahan yang juga ada isi semantik. Maka yang harus kami transfer adalah maknanya dan juga keindahannya. Itu sebuah tantangan,” ujarnya.</p><p>Menurut Trum, kolaborasinya dengan Agus menjadi kunci untuk menjaga kualitas terjemahan.</p><p>“Kalau saya sendiri tidak mungkin menghasilkan teks Indonesia yang sangat puitis. Maka saya bekerja sama dengan sahabat saya, seorang penyair hebat di Indonesia, Agus R. Sarjono, yang ikut menghasilkan keindahan dalam puisi terjemahan ini,” katanya.</p><p>Saat ditanya mengenai puisi favorit dalam buku tersebut, keduanya kompak mengaku sulit memilih satu karya tertentu.</p><p>“Kita mencintai hampir semuanya,” kata Agus.</p><p>“Hampir semuanya, dengan cara berbeda-beda. Kalau cinta dengan perempuan sebaiknya satu. Tapi kalau kepada puisi, itu boleh puluhan bahkan ratusan,” timpal Berthold yang disambut tawa.</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkcvsna4s0f1gq9kkg1hqq2.jpg" alt="Penulis Buku &quot;Antologi Puisi Agung Jerman&quot; Agus R. Sarjono dan Berthold Damshauser, serta Ilham Akbar Habibie dalam peluncuran buku di Perpustakaan Wisma Habibie &amp; Ainun, Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan"/><figcaption>Penulis Buku &quot;Antologi Puisi Agung Jerman&quot; Agus R. Sarjono dan Berthold Damshauser, serta Ilham Akbar Habibie dalam peluncuran buku di Perpustakaan Wisma Habibie &amp; Ainun, Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan</figcaption></figure><p>Sementara itu, Ilham Akbar Habibie mengatakan peluncuran buku di Perpustakaan Wisma Habibie &amp; Ainun merupakan kelanjutan dari dukungan yang telah diberikan mendiang BJ Habibie terhadap kedua penulis sejak puluhan tahun lalu.</p><p>“Sebetulnya asal muasalnya itu sudah puluhan tahun yang lampau di mana Pak Habibie, almarhum, sudah mulai mendukung mereka berdua. Jadi kita lanjutkan apa yang sudah dimulai oleh Pak Habibie,” kata Ilham.</p><p>Ia menilai buku tersebut menjadi contoh keberhasilan dialog budaya antara Indonesia dan Jerman melalui sastra.</p><p>Menurut Ilham, menerjemahkan puisi merupakan pekerjaan yang tidak mudah karena penerjemah harus menjaga makna sekaligus keindahan karya aslinya.</p><p>“Tantangannya adalah kita bisa menerjemahkan sesuatu secara harfiah, tapi keindahannya hilang. Kalau diterjemahkan secara indah, nanti isinya berbeda dengan apa yang dimaksudkan. Nah, ini adalah satu hal yang sangat sulit dicapai,” ujarnya.</p><p>Ilham juga mengapresiasi penampilan pembacaan puisi karya penyair seperti Rainer Maria Rilke dan Friedrich Nietzsche dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Jerman pada acara tersebut.</p><h2>Dorong Generasi Muda Kembali Membaca</h2><p>Berthold atau Pak Trum mengajak generasi muda untuk menemukan kebahagiaan melalui kecintaan terhadap puisi.</p><p>“Bahagialah dengan cinta pada sekian banyak puisi,” ujarnya.</p><p>Sementara Agus menilai kreativitas generasi muda saat ini sangat besar, tetapi perlu ditopang oleh kebiasaan membaca.</p><p>“Kalau mereka membaca puisi-puisi agung, puisi-puisi terbaik, saya kira aman. Seleranya akan terjaga dan kreativitas mereka yang luar biasa itu dapat cahaya yang glowing, tidak buram,” kata Agus.</p><p>Senada, Ilham berharap peluncuran buku ini tidak berhenti sebagai seremoni semata, melainkan menjadi bagian dari upaya membangun budaya baca di Indonesia.</p><p>“Budaya belajar, budaya baca di Indonesia itu harus kita dorong sehingga lebih banyak masyarakat membaca dan menikmati apa yang mereka baca,” ujarnya.</p><p>Menurut Ilham, di tengah dominasi budaya visual, sastra tetap memiliki peran penting karena mampu menyampaikan makna yang sering kali sulit diungkapkan melalui kalimat biasa.</p><p>“Harapannya, nanti lambat laun kita bisa mendorong masyarakat luas mulai menemukan kembali budaya kesastraan kita di Indonesia,” tutupnya.</p>]]></content:encoded>
   <author>Muhammad Nauval Pratama</author>
   <category>News</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparannews/agus-r-sarjono-dan-berthold-damshauser-luncurkan-antologi-puisi-agung-jerman-27YhoeGFXBc</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 16:33:55 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01ktkcvsncwb686yzxbtkh157n.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanNEWS</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T16:33:55Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparannews/agus-r-sarjono-dan-berthold-damshauser-luncurkan-antologi-puisi-agung-jerman-27YhoeGFXBc</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Foto: Jaga Ekosistem Laut, Puluhan Tukik Dilepasliarkan di Balikpapan</title>
   <link>https://kumparan.com/kumparannews/foto-jaga-ekosistem-laut-puluhan-tukik-dilepasliarkan-di-balikpapan-27YgYnaBGjz</link>
   <description>Foto: Jaga Ekosistem Laut, Puluhan Tukik Dilepasliarkan di Balikpapan&#xA;#newsupdate #update #news #text&#xA;</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkwr8nksrc9twe84ny8b9mx.jpg"/><figcaption>Peserta melepasliarkan tukik jenis lekang (Lepidochelys olivacea) di Pantai Damba Ennggang Borneo, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (8/6/2026). Foto: Angga Palguna/ ANTARA FOTO</figcaption></figure><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkwr8nkxv591gdxav7a95hs.jpg"/><figcaption>Dikelola oleh pihak Pantai Damba Enggang Borneo, sebanyak 86 ekor tukik jenis lekang berhasil ditetaskan di sana dari total 183 telur. Foto: Angga Palguna/ ANTARA FOTO</figcaption></figure><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkwr8nk5x3mpt1vg1vrnqd4.jpg"/><figcaption>Setelah telur tersebut menetas, para peserta melepasliarkan tukik tersebut guna menjaga ekosistem laut dan kelestarian penyu. Foto: Angga Palguna/ ANTARA FOTO</figcaption></figure><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkwr8ncnsy6q7yacdfp1396.jpg"/><figcaption>Foto: Angga Palguna/ ANTARA FOTO</figcaption></figure><p>Peserta melepasliarkan tukik jenis lekang (Lepidochelys olivacea) di Pantai Damba Ennggang Borneo, <a href="https://kumparan.com/topic/balikpapan">Balikpapan</a>, Kalimantan Timur, Senin (8/6/2026).</p><p>Dikelola oleh pihak Pantai Damba Enggang Borneo, sebanyak 86 ekor tukik jenis lekang berhasil ditetaskan di sana dari total 183 telur.</p><p>Setelah telur tersebut menetas, para peserta melepasliarkan tukik tersebut guna menjaga ekosistem laut dan kelestarian <a href="https://kumparan.com/topic/penyu">penyu</a>.</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkwr8nmx7tzdtt8yygk0aj8.jpg" alt="Pengelola menunjukkan tukik jenis lekang (Lepidochelys olivacea) yang akan dilepasliarkan di Pantai Damba Ennggang Borneo, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (8/6/2026). Foto: Angga Palguna/ ANTARA FOTO"/><figcaption>Pengelola menunjukkan tukik jenis lekang (Lepidochelys olivacea) yang akan dilepasliarkan di Pantai Damba Ennggang Borneo, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (8/6/2026). Foto: Angga Palguna/ ANTARA FOTO</figcaption></figure>]]></content:encoded>
   <author>Syawal Darisman</author>
   <category>News</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparannews/foto-jaga-ekosistem-laut-puluhan-tukik-dilepasliarkan-di-balikpapan-27YgYnaBGjz</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 16:30:01 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01ktkwr8nmx7tzdtt8yygk0aj8.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanNEWS</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T16:30:01Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparannews/foto-jaga-ekosistem-laut-puluhan-tukik-dilepasliarkan-di-balikpapan-27YgYnaBGjz</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Eks Waka BGN Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator di Kasus MBG</title>
   <link>https://kumparan.com/kumparannews/eks-waka-bgn-sony-sanjaya-ajukan-justice-collaborator-di-kasus-mbg-27YhcOLEt8j</link>
   <description>Eks Waka BGN Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator di Kasus MBG #newsupdate #update #news #text</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01kt6qaxvg10knrkp2ka8087ph.jpg" alt="Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (tengah) berjalan memasuki mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO"/><figcaption>Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (tengah) berjalan memasuki mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO</figcaption></figure><p>Eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, mengajukan diri sebagai<em> Justice Collaborator</em> (JC) dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pengajuan itu disebut telah disampaikan ke Kejaksaan Agung (Kejagung).</p><p>Kuasa hukum Sony, Krisna Murti, mengatakan keputusan mengajukan JC diambil setelah pihaknya menemui kliennya di rumah tahanan. Menurut dia, Sony siap bersikap kooperatif untuk membantu mengungkap pihak lain yang diduga terlibat.</p><p>“Kita baru saja dari rutan untuk mendapatkan pernyataan daripada klien kami di mana klien kami akan menyatakan bahwa dia melakukan JC,” ujar Krisna di Kejagung, Senin (8/6).</p><p>Ia menegaskan langkah tersebut bukan untuk menghindari proses hukum yang tengah berjalan.</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01kt6h37py5c53ar1dnznq1vt9.jpg" alt="Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan"/><figcaption>Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan</figcaption></figure><p>“Kenapa kita lakukan JC? Kita bukan menghindar dari permasalahan hukum tapi kita ingin mengungkap dan kooperatif mengungkap siapa-siapa saja yang terlibat di dalam program unggulan presiden ini,” tambahnya.</p><p>Krisna mengeklaim, dalam pemeriksaan oleh penyidik, Sony telah menyebut lebih dari 20 nama tokoh yang diduga terkait dalam perkara tersebut. Namun, menurut dia, nama-nama yang telah diungkap itu baru sebagian.</p><p>“Lebih dari 20 nama itu disebutkan, cuman klien kami bilang itu baru sebagian,” tuturnya.</p><p>Selain ke Kejagung, Krisna menyebut pihaknya juga telah mengajukan permohonan JC ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Ia berharap status tersebut nantinya bisa membantu penyidik mengembangkan perkara.</p><p>“Dengan adanya JC kita lebih memudahkan penyidik untuk melakukan pengembangan terhadap pihak-pihak yang terkait,” jelasnya.</p><p>Dalam kasus ini, Kejagung telah menetapkan Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sanjaya sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola program MBG periode 2025–2026.</p><p>Penyidik menduga para tersangka mengendalikan sejumlah yayasan SPPG untuk mengelola dapur MBG meski tidak memenuhi syarat sebagai mitra. Selain itu, mereka juga diduga melakukan markup pengadaan barang dan jasa serta praktik jual beli titik SPPG. Ketiganya dijerat pasal tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup.</p>]]></content:encoded>
   <author>Rayyan Farhansyah</author>
   <category>News</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparannews/eks-waka-bgn-sony-sanjaya-ajukan-justice-collaborator-di-kasus-mbg-27YhcOLEt8j</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 16:21:58 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01kt6qaxvg10knrkp2ka8087ph.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanNEWS</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T16:21:58Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparannews/eks-waka-bgn-sony-sanjaya-ajukan-justice-collaborator-di-kasus-mbg-27YhcOLEt8j</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Profil Edison, Bupati Muara Enim yang Terjaring OTT KPK</title>
   <link>https://kumparan.com/kumparannews/profil-edison-bupati-muara-enim-yang-terjaring-ott-kpk-27YgVV9Ixia</link>
   <description>Profil Edison, Bupati Muara Enim yang Terjaring OTT KPK #newsupdate #update #news #text&#xA;</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktka4pzxxepfky5ht07hqqm5.jpg" alt="Bupati Muara Enim, Edison. Foto: Dok. Istimewa"/><figcaption>Bupati Muara Enim, Edison. Foto: Dok. Istimewa</figcaption></figure><p>KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Sumatera Selatan. Salah satu yang terjaring adalah Bupati Muara Enim, Edison.</p><p>&quot;Lima orang dari unsur Pemkab Muara Enim, salah satunya Bupati,&quot; kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Senin (8/6).</p><p>Saat ini, Edison masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumsel. Ia rencananya baru akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Selasa besok.</p><p>Seperti apa sosok Edison?</p><p>Edison merupakan pria kelahiran Banuayu, Muara Enim, 6 Maret 1968. Ia tumbuh besar di Sumsel, mulai dari SD hingga SMA.</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktm036z8pv4xa985zsmn2yqg.jpg" alt="Bupati Muara Enim, Edison. Foto: Instagram/ @pemkab_muaraenim"/><figcaption>Bupati Muara Enim, Edison. Foto: Instagram/ @pemkab_muaraenim</figcaption></figure><p>Edison kemudian melanjutkan pendidikannya dengan mengambil jurusan hukum di Universitas Sumatera Utara dan lulus pada 1992. Ia lalu melanjutkannya dan meraih gelar magister hukum dari Universitas Sriwijaya.</p><p>Dia juga aktif berorganisasi. Tercatat, Edison merupakan Pembina Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Muara Enim.</p><p>Ia juga sempat meraih penghargaan Satya Lencana Karya Satya.</p><p>Edison berlatar belakang sebagai ASN. Ia mengawali kariernya di Badan Pertanahan Nasional (BPN) sejak1995. Jabatan terakhirnya sebagai Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan di Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Selatan.</p><p>Ia kemudian mencalonkan diri dari Partai NasDem dalam Pilbup 2024. Edison lalu terpilih, berpasangan dengan politisi PDIP, Sumarni. Pasangan ini meraih 114.258 suara atau 38,76% dari total suara sah. </p><p>Belum ada keterangan dari Edison mengenai OTT ini.</p>]]></content:encoded>
   <author>Jonathan Devin</author>
   <category>News</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparannews/profil-edison-bupati-muara-enim-yang-terjaring-ott-kpk-27YgVV9Ixia</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 16:15:01 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01ktm036z8pv4xa985zsmn2yqg.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanNEWS</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T16:15:01Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparannews/profil-edison-bupati-muara-enim-yang-terjaring-ott-kpk-27YgVV9Ixia</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Andre Rosiade Ajak Azizah Kunjungi Panti Anak Telantar di Padang</title>
   <link>https://kumparan.com/kumparannews/andre-rosiade-ajak-azizah-kunjungi-panti-anak-telantar-di-padang-27Yh7PhMhsz</link>
   <description>Andre Rosiade Ajak Azizah Kunjungi Panti Anak Terlantar di Padang #newsupdate #update #news #text&#xA;</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkyy58fb5xqkn5akt4dp60x.jpg" alt="Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade mengajak putrinya, Azizah Salsha, mengunjungi panti asuhan anak-anak terlantar di Kota Padang, Senin (8/6/2026). Foto: Dok. Istimewa"/><figcaption>Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade mengajak putrinya, Azizah Salsha, mengunjungi panti asuhan anak-anak terlantar di Kota Padang, Senin (8/6/2026). Foto: Dok. Istimewa</figcaption></figure><p>Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade mengajak putrinya yang juga selebgram nasional, Azizah Salsha, mengunjungi panti asuhan anak-anak telantar dan berbagi kebahagiaan di Kota Padang. </p><p>Tak hanya berkunjung, Azizah juga menyerahkan bantuan sebesar Rp 30 juta serta menyatakan kesiapannya menjadi donatur tetap bagi panti tersebut.</p><p>Komitmen itu disampaikan saat Andre Rosiade mendampingi Azizah Salsha dan istrinya, Nurul Anastasia, mengunjungi Panti Asuhan LKSA Bayi dan Balita Jasmin Nabila Inayah di Jalan Sumatera No. E7, Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Senin (8/6/2026).</p><p>Kunjungan tersebut berlangsung penuh kehangatan. Kehadiran Andre, Nurul, dan Azizah langsung disambut antusias oleh anak-anak penghuni panti. Sejumlah anak tampak berebut mendekat, memeluk Nurul Anastasia, bahkan meminta digendong oleh Azizah Salsha.</p><p>Andre mengatakan, kunjungan ke panti asuhan bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada anak-anak yang harus tumbuh tanpa kehadiran orang tua kandung mereka.</p><p>“Insya Allah nanti kita akan lebih sering membawa Azizah ke panti-panti asuhan dan tempat-tempat sosial lainnya. Kita ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama,” kata Andre yang juga Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM).</p><p>Panti Asuhan LKSA Bayi dan Balita Jasmin Nabila Inayah saat ini merawat sebanyak 27 anak, mulai dari bayi hingga balita telantar. Juga anak usia sekolah. Mereka dirawat dengan penuh kasih sayang oleh para pengasuh dan perawat yang setiap hari menjadi pengganti keluarga bagi anak-anak tersebut.</p><p>Banyak di antara mereka merupakan bayi yang ditinggalkan orang tuanya di depan gerbang panti atau diantarkan ke panti. Karena itu, suasana haru tak bisa disembunyikan saat rombongan Andre berinteraksi langsung dengan anak-anak yang selama ini sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang.</p><p>Nurul Anastasia mengaku terenyuh melihat kondisi anak-anak tersebut. </p><p>“Kami terenyuh melihat anak-anak yang seharusnya mendapat kehangatan dari orang tua mereka, harus berakhir di sini. Banyak di antara mereka yang ditelantarkan,” ujar Nurul Anastasia.</p><p>Ia berharap tidak ada lagi anak-anak yang menjadi korban penelantaran dan seluruh anak Indonesia dapat tumbuh dalam lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang. </p><p>“Kita berharap tidak ada lagi yang menelantarkan anaknya,” katanya.</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkyy58tet679srfa5n6th5g.jpg" alt="Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade mengajak putrinya, Azizah Salsha, mengunjungi panti asuhan anak-anak terlantar di Kota Padang, Senin (8/6/2026). Foto: Dok. Istimewa"/><figcaption>Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade mengajak putrinya, Azizah Salsha, mengunjungi panti asuhan anak-anak terlantar di Kota Padang, Senin (8/6/2026). Foto: Dok. Istimewa</figcaption></figure><p>Dalam kesempatan itu, Azizah Salsha menyerahkan bantuan sebesar Rp 30 juta untuk membantu operasional dan kebutuhan anak-anak di panti. Bantuan tersebut melanjutkan kepedulian yang sebelumnya telah ditunjukkan keluarga Andre Rosiade.</p><p>Sebulan lalu, Andre Rosiade juga telah mengunjungi panti yang sama dan memberikan bantuan sebesar Rp25 juta. Bantuan tersebut telah dimanfaatkan oleh pihak panti untuk memasang kanopi di bagian depan bangunan panti guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan anak-anak.</p><p>Selain menyerahkan bantuan, Andre dan keluarga juga meninjau langsung kondisi panti serta berdialog dengan para pengurus mengenai berbagai kebutuhan yang masih diperlukan untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak asuh.</p><p>Saat ditanya mengenai kemungkinan menjadi donatur tetap bagi Panti Asuhan LKSA Bayi dan Balita Jasmin Nabila Inayah, Azizah memberikan jawaban yang disambut gembira oleh seluruh pengurus panti. </p><p>“Insyaallah,” jawab Azizah singkat.</p><p>Pernyataan tersebut langsung mendapat apresiasi dari pengurus panti, Dewi Melinda, yang selama ini dikenal penuh perjuangan merawat dan membesarkan bayi-bayi telantar yang dititipkan maupun ditinggalkan di panti tersebut.</p><p>Dewi menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang terus diberikan Andre Rosiade beserta keluarga. </p><p>“Terima kasih Pak Andre dan istri. Terima kasih Kak Azizah,” ujar Dewi.</p><p>Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat berarti bagi keberlangsungan panti yang setiap hari berupaya memberikan kehidupan yang lebih baik bagi puluhan bayi dan balita telantar.</p><p>Kunjungan tersebut bukan hanya membawa bantuan materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan perhatian yang sangat dirindukan anak-anak penghuni panti. </p><p>Kehadiran Andre Rosiade bersama keluarga, khususnya Azizah Salsha, menjadi momen penuh haru yang meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh penghuni dan pengurus Panti Asuhan LKSA Bayi dan Balita Jasmin Nabila Inayah.</p>]]></content:encoded>
   <author>Jonathan Devin</author>
   <category>News</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparannews/andre-rosiade-ajak-azizah-kunjungi-panti-anak-telantar-di-padang-27Yh7PhMhsz</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 16:11:12 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01ktkyy58fb5xqkn5akt4dp60x.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanNEWS</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T16:11:12Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparannews/andre-rosiade-ajak-azizah-kunjungi-panti-anak-telantar-di-padang-27Yh7PhMhsz</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Polisi Panggil Ulang Dara Arafah-Audrey Jesselyn Terkait Kasus Penipuan Umrah</title>
   <link>https://kumparan.com/kumparannews/polisi-panggil-ulang-dara-arafah-audrey-jesselyn-terkait-kasus-penipuan-umrah-27Yh4f3BOgp</link>
   <description>Polisi Panggil Ulang Dara Arafah- Audrey Jesselyn Terkait Kasus Penipuan Umrah #newsupdate #update #news #text</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01kk8yw8fqtct87vw7tnhm6htw.jpg" alt="Ilustrasi Polda Metro Jaya. Foto: Wella Eriska/Shutterstock"/><figcaption>Ilustrasi Polda Metro Jaya. Foto: Wella Eriska/Shutterstock</figcaption></figure><p>Polda Metro Jaya mengagendakan ulang pemeriksaan terhadap sejumlah <em>influencer</em> terkait kasus dugaan penipuan perjalanan umrah PT Khazanah Tamma International/Hanania Group. </p><p>Para <em>influencer</em> yang dijadwalkan ulang pemeriksaannya ialah selebgram Dara Arafah, Audrey Jesselyn, dan Sara Gibson. </p><p>Sebelumnya, penyidik telah mengagendakan pemeriksaan pada Senin (8/6). Namun, mereka belum memenuhi panggilan penyidik dan.</p><p>“Adapun <em>influencer</em> lain yang dijadwalkan pada hari yang sama, yaitu Sara Gibson (SG), Audrey Jesselyn (AJ), dan Dara Arafah (DA), belum hadir dan dijadwalkan ulang untuk pemeriksaan pada 12 Juni 2026,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, dalam keterangannya, Senin (8/6).</p><h2>Awkarin Absen Panggilan Polda</h2><p>Sementara itu,<em> influencer </em>Karin Novilda (KN) disebut tidak hadir tanpa memberikan keterangan kepada penyidik.</p><p>“Sementara itu, Karin Novilda (KN) tidak hadir tanpa keterangan,” ujar dia.</p><p>Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa<em> influencer </em>Keanu Angelo alias Muhamad Miftahuda pada Senin (8/6) sebagai saksi dalam perkara yang sama.</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkb0yz078k1pfb78wnbs387.jpg" alt="Keanu saat diperiksa Polda Metro Jaya terkait kasus penipuan travel umrah hanaiah. Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan"/><figcaption>Keanu saat diperiksa Polda Metro Jaya terkait kasus penipuan travel umrah hanaiah. Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan</figcaption></figure><p>Pemeriksaan terhadap Keanu berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan pendampingan kuasa hukum.</p><p>“Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mengajukan 28 pertanyaan yang pada pokoknya mendalami kerja sama endorse, kontrak, fasilitas, pembayaran, serta legalitas travel tersebut,” ujar Kabid Humas Polda Kombes Pol Budi Hermanto.</p><p>Dalam pemeriksaan tersebut, Keanu menyampaikan bahwa ia tidak menerima uang endorse.</p><p>&quot;Aku jelasin di dalam bahwa aku dalam kerja sama sama Hanania itu aku enggak menerima uang endorse-an sama sekali. Aku tuh kerja samanya barter,&quot; kata Keanu usai pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (8/6).</p><p>Adapun Direktur Utama PT Hasanah Tama Internasional berinisial ASFR sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dana jemaah.</p><p>Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imannudin mengatakan ASFR menggunakan uang calon jemaah untuk kepentingan lain. Salah satunya digunakan untuk membayar sejumlah influencer untuk keperluan promosi paket umrah.</p><p>“Kemudian, sebagian juga digunakan untuk membayar <em>influencer </em>sebagaimana tadi dipertanyakan. Ini untuk kepentingan marketing,” ujar dia.</p>]]></content:encoded>
   <author>Raga Imam</author>
   <category>News</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparannews/polisi-panggil-ulang-dara-arafah-audrey-jesselyn-terkait-kasus-penipuan-umrah-27Yh4f3BOgp</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 16:08:34 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01kk8yw8fqtct87vw7tnhm6htw.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanNEWS</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T16:08:34Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparannews/polisi-panggil-ulang-dara-arafah-audrey-jesselyn-terkait-kasus-penipuan-umrah-27Yh4f3BOgp</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
  <item>
   <title>Foto: Populasi Satwa Langka Bertambah, 4 Bayi Harimau Sumatera Lahir di Pasuruan</title>
   <link>https://kumparan.com/kumparannews/foto-populasi-satwa-langka-bertambah-4-bayi-harimau-sumatera-lahir-di-pasuruan-27YhFU7YbTS</link>
   <description>Foto: Populasi Satwa Langka Bertambah, 4 Bayi Harimau Sumatera Lahir di Pasuruan&#xA;#newsupdate #update #news #text</description>
   <content:encoded><![CDATA[<figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkxkw69h6f0vzpedg1x6wdm.jpg"/><figcaption>Anak Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang terancam punah beraktivitas di Taman Safari Indonesia (TSI) II Prigen di Pasuruan, Senin (8/6/2026). Foto: Dipta Wahyu/REUTERS</figcaption></figure><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkxkw68hnffcf1q9rbg0mjq.jpg"/><figcaption>Sebanyak empat ekor bayi Harimau Sumatera lahir pada 23 Maret 2026 hasil dari pasangan indukan Praja dan Dini. Foto: Dipta Wahyu/REUTERS</figcaption></figure><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkxkw6jscd7kwcm5qn7x09w.jpg"/><figcaption>Berdasarkan hasil pemeriksaan, jenis kelamin mereka terdiri dari tiga ekor jantan dan satu betina. Foto: Dipta Wahyu/REUTERS</figcaption></figure><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkxkw6kqxqmr6r6706f0rf4.jpg"/><figcaption>Hal ini menjadi sebuah pencapaian penting dalam upaya meningkatkan populasi satwa yang statusnya terancam punah. Foto: Dipta Wahyu/REUTERS</figcaption></figure><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkxkw6hhjpjxsc44k1qmmgk.jpg"/><figcaption>Foto: Dipta Wahyu/REUTERS</figcaption></figure><p>Anak <a href="https://kumparan.com/topic/harimau-sumatera">Harimau Sumatera</a> (Panthera tigris sumatrae) yang terancam punah beraktivitas di <a href="https://kumparan.com/topic/taman-safari-prigen">Taman Safari Indonesia (TSI) II Prigen</a> di <a href="https://kumparan.com/topic/pasuruan">Pasuruan</a>, Senin (8/6/2026).</p><p>Sebanyak empat ekor bayi Harimau Sumatera lahir pada 23 Maret 2026 hasil dari pasangan indukan Praja dan Dini.</p><p>Berdasarkan hasil pemeriksaan, jenis kelamin mereka terdiri dari tiga ekor jantan dan satu betina.</p><p>Hal ini menjadi sebuah pencapaian penting dalam upaya meningkatkan populasi satwa yang statusnya terancam punah.</p><figure><img src="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/01ktkxkw6jbxsr0sxxa6mep659.jpg" alt="Anak harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang terancam punah berusia dua bulan bermain saat debut di Taman Safari Indonesia Prigen di Pasuruan, Senin (8/6/2026). Foto: Dipta Wahyu/REUTERS"/><figcaption>Anak harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang terancam punah berusia dua bulan bermain saat debut di Taman Safari Indonesia Prigen di Pasuruan, Senin (8/6/2026). Foto: Dipta Wahyu/REUTERS</figcaption></figure>]]></content:encoded>
   <author>Syawal Darisman</author>
   <category>News</category>
   <guid>https://kumparan.com/kumparannews/foto-populasi-satwa-langka-bertambah-4-bayi-harimau-sumatera-lahir-di-pasuruan-27YhFU7YbTS</guid>
   <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 16:06:12 +0000</pubDate>
   <enclosure url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,f_jpg/v1634025439/01ktkxkw6jbxsr0sxxa6mep659.jpg" length="0" type="image/jpeg"></enclosure>
   <dc:creator>kumparanNEWS</dc:creator>
   <mi:dateTimeWritten>2026-06-08T16:06:12Z</mi:dateTimeWritten>
   <original_url>https://kumparan.com/kumparannews/foto-populasi-satwa-langka-bertambah-4-bayi-harimau-sumatera-lahir-di-pasuruan-27YhFU7YbTS</original_url>
   <isAgeRestrictedContent>false</isAgeRestrictedContent>
  </item>
 </channel>
 <total_stories>408801</total_stories>
</rss>